Kamis, 15 Januari 2026

Kantor Camat Nongsa Kerap Banjir, Usulkan Revitalisasi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kondisi halaman dan lingkungan Kantor Camat Nongsa kembali berlumpur usai diguyur hujan, Jumat (16/5).

batampos — Kondisi halaman dan lingkungan Kantor Camat Nongsa kembali berlumpur usai diguyur hujan, Jumat (16/5). Tak hanya halaman, bagian depan hingga dalam kantor pun tampak kotor dan dipenuhi lumpur akibat banjir yang terjadi.

Camat Nongsa, Arfandi, menyatakan banjir kerap melanda kawasan kantor setiap kali hujan deras turun. Bahkan, menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung lama dan belum mendapat penanganan yang memadai.

“Sudah hampir setiap hujan deras, selalu banjir. Alhamdulillah tadi pagi hujannya tidak terlalu deras, jadi masih bisa dilewati meski berlumpur,” ujar Arfandi saat ditemui, Jumat (16/5).

Ia menjelaskan, kondisi banjir diperparah oleh pembangunan yang dilakukan perusahaan di sebelah kantor camat. Proses pemerataan lahan menyebabkan aliran air tersumbat dan membawa lumpur ke area sekitar.

“Kami juga akan mengimbau perusahaan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan lebih besar,” tegasnya.

Arfandi mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengajukan permohonan perbaikan infrastruktur, terutama jalan di depan kantor camat yang dinilai sudah tidak layak dan rawan banjir. Namun, hingga kini permintaan tersebut belum mendapat tanggapan.

“Sudah kami ajukan beberapa kali, tapi belum dikabulkan. Mungkin karena dana difokuskan untuk kebutuhan yang lebih mendesak,” ungkapnya.

Meski begitu, pihak kecamatan akan kembali mengajukan permohonan, kali ini dengan skala lebih besar, yakni revitalisasi total bangunan kantor dan jalan di sekitarnya.

“Tahun ini kami akan kembali mengusulkan revitalisasi total. Mudah-mudahan dikabulkan. Kami juga masih menunggu arahan dari pimpinan,” kata Arfandi.

Selain itu, ia bersama jajaran dan warga sekitar juga meninjau beberapa titik rawan banjir di wilayah Nongsa. Untuk mencegah banjir susulan, pihak kecamatan menggelar kegiatan gotong royong membersihkan saluran dan lingkungan bersama warga yang terdampak.

“Kami gotong royong bersama warga yang kemarin sempat terdampak banjir. Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan,” tutupnya. (*)

Reporter: Yashinta

Update