
batampos – Kecelakaan yang menewaskan perwira Polda Kepri, AKBP RR Arikawati Kusumaningdyah disebabkan kelalaian dua pengendara. Akibatnya, korban yang menjabat Kasubbiddalkeu Bidkeu Polda Kepri mengalami pendarahan di kepala dan tewas di lokasi kejadian.
Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan dari pemeriksaan awal, kecelakaan ini berawal saat korban melaju kencang menggunakan motornya.
Kemudian dari arah berlawanan, pengendara mobil, Sigit Handoko berbelok tanpa menyalakan lampu sein.
Baca Juga: Ditabrak Remaja yang Balap Liar di Simpang Kara, Driver Ojol Tewas
“Kita lihat dari kamera mobil, mobil belok kanan. Ini masih lidik, dari informasi sementara, karena motor kecepatan tinggi, dan mobil tidak hidup sein saat berbelok,” ujarnya.
Heribertus mengatakan korban mengalami pendarahan akibat helm yang terlepas, dan kepala terbentur ke aspal.
“Helm tidak diikat, helm jatuh, dan kepala membentur aspal. Sehingga meninggal di tempat,” katanya.
Dengan adanya peristiwa ini, Heribertus mengingatkan masyarakat khususnya pengendara motor agar menggunakan helm dengan benar.
Baca Juga: Masyarakat Pulau Bulan Masih Resah, Ragukan Jumlah Buaya yang Lepas dari Penangkaran
“Apapun itu, helm harus klik. Patah tulang, patah kaki masih bisa diobati,” ungkapnya.
Menurut Heribertus, dari beberapa kecelakaan yang melibatkan pengendara motor memang disebabkan berkendara dengan kecepatan tinggi.
“Kebanyakan dari pengendara sepeda motor ini mengejar waktu sehingga kecepatan tinggi. Jadi tidak waspada, ini harus diperhatikan,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



