
batampos-Aliansi Pemuda Melayu mengecam aksi tim terpadu dan BP Batam yang mencabut hak-hak masyarakat Pulau Rempang. Mereka mengancam akan melakukan aksi besar-besaran dan demo turun ke Batam.
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto meminta masyarakat yang melakukan aksi demo nanti untuk menyampaikan aspirasi dengan sopan, santun, dan hati yang dingin.
“Silahkan saja kalau masyarakat demo. Jangan melakukan tindakan anarkis,” ujar Nugroho.
Nugroho mengaku pengamanan tersebut nantinya dilakukan dengan maksimal sesuai dengan jumlah massa yang turun.
“Pengamanan nantinya dilakukan oleh Tim Terpadu. Pengamanan semaksimal mungkin,” katanya.
BACA JUGA: Minta Polisi Tetapkan Pengurus Koperasi Jadi Tersangka, 3 Provokator Demo Ditangkap
Diketahui, hari ini, Jumat (8/8), Tim Terpadu kembali turun ke Pulau Rempang untuk melakukan memasang patok atau pengukuran lahan hutan terkait proyek Rempang Eco City.
Nugroho mengaku kegiatan hari ini berlangsung lancar dan kondusif. “Tidak ada bentrok dengan masyarakat. Hari ini sudh siap masyarakat di relokasi ” ungkapnya.
Nugroho berharap kegiatan ini akan tetao kondusif hingga pihak pengembang melakukan pembangunan di lahan tersebut.
“Diharapkan Rempang ini akan maju dengan kebijakan pemerintah pusat,” tutupnya. (*)
reporter: yopi

