Kamis, 26 Februari 2026

Karyawan PT Esun Demo Tuntut Bayaran Upah Lembur

spot_img

Berita Terkait

spot_img
PT Esun
PT Esun di kawasan Seilekop, Sagulung. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

batampos – Puluhan karyawan PT Esun menggelar aksi demonstrasi di kawasan perusahaan pada Senin (22/9) pagi. Mereka menuntut pembayaran upah lembur yang disebut tidak pernah dibayarkan sesuai kesepakatan kerja.

Neklah, salah seorang karyawan, mengungkapkan sejak mulai bekerja, ia dan rekan-rekannya tidak pernah menerima bayaran lembur sebagaimana dijanjikan perusahaan.

“Perjanjiannya, lembur satu kali seminggu dibayar. Tapi kenyataannya sampai hari ini belum pernah dibayar,” ujarnya.

Menurut Neklah, persoalan terletak pada manajemen, bukan perusahaan secara keseluruhan. “Yang bermasalah itu manajemennya, bukan PT-nya. Jangan perusahaan yang ditutup, karena kami juga masih butuh pekerjaan di sini,” tambahnya.

Meski gaji pokok rutin dibayarkan setiap tanggal lima, hak lembur yang seharusnya diterima mingguan disebut tak pernah terealisasi. Selain itu, para karyawan juga menyoroti aturan kerja yang dinilai terlalu ketat.

“Dari jam 1 siang sampai jam 6 sore kami tidak diperbolehkan minum. Kalau pun boleh, sangat dibatasi, bahkan ke toilet pun tidak diperkenankan,” kata Neklah.

Romi, karyawan lainnya, menegaskan aksi tersebut murni menuntut hak pekerja, bukan terkait kedatangan Menteri Lingkungan Hidup yang berkunjung ke lokasi pada hari yang sama.

“Kami tidak tahu soal kedatangan Pak Menteri. Tadi pagi kami demo hanya soal gaji lembur, bukan menolak kunjungan beliau,” ujar Romi.

PT Esun diketahui bergerak di bidang pengelolaan barang bekas dengan lokasi operasional di Sagulung dan Sekupang. Saat dikonfirmasi, Taufik selaku petugas keamanan menyebut pihak manajemen belum bisa ditemui.

“Mohon maaf, pihak manajemen sudah keluar. Kalau ingin bertemu, bisa langsung ke PT Esun di Sekupang,” katanya. (*)

Reporter: M. Sya’ban 

SALAM RAMADAN