
batampos – Putra Ardiantono, penghuni kosan di Bengkong Asrama nekat mengakhiri hidupnya diduga karena permasalahan rumah tangga. Pria 36 tahun ini sempat meminta maaf kepada sang istri melalui sepucuk surat.
Surat tersebut ditujukan kepada wanita bernama Hani. Dalam surat, Putra menuliskan permintaan maaf karena kerap membuat istrinya tak bahagia.
“Itu surat untuk istrinya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan.
Baca Juga: Cegah Aksi Bunuh Diri di Jembatan Barelang, Polisi Tingkatkan Patroli dan Awasi Pengunjung
Namun, Marihot mengaku tidak bisa menyampaikan permasalahan dalam rumah tangga korban tersebut.
“Kalau permasalahannya, gak tau juga. Istrinya ini sempat curiga, karena ponsel korban tak bisa dihubungi,” katanya.
Marihot menambahkan jasad Putra sudah dibawa pihak keluarga dari RS Bhayangkara untuk dimakamkan.
“Sudah diambil keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya.
Sebelumnya, warga Bengkong Asrama digegerkan dengan tewasnya Putra Ardiantono, Kamis (4/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Jasad pria 36 tahun ini ditemukan tergantung di kusen jendela kamar kosnya.
Jasad Putra pertama kali ditemukan teman kosnya. Saat itu, ia mengenakan singlet dan sarung, serta di lehernya terlilit seutas tali. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



