
batampos – Laporan honorer Pemerintah Kota Batam (Pemko Batam) berinisial KP terhadap ibu Bhayangkari, FB masih bergulir di Polsek Batam Kota. Saat ini, penyidik tengah meminta keterangan saksi dan mengumpulkan alat bukti.
“Masih berproses. Laporannya ada di kita (Polsek Batam Kota),” ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, Jumat (12/9).
Agung menjelaskan untuk alat bukti, pihaknya melengkapi dengan hasil visum korban. Dalam penganiayaan tersebut, korban mengalami luka akibat diseret dan dijambak.
“Korban sudah diantar visum, berobat dan periksa awal.” katanya.
Baca Juga: Honorer Pemko Batam Korban Penganiayaan: “Saya Dicap Pelakor, Hidup Saya Hancur”
Disinggung motif penganiayaan ini, Agung mengaku belum bisa menyimpulkannya. Sebab, penyidik belum mendapatkan keterangan lengkap dari korban.
“Korban gak bisa lama-lama, karena ijin pulang pusing. Semuanya masih berproses,” ungkapnya.
Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan kasus ini tengah ditangani penyidik Polsek Batam Kota.
“Sedang ditangani Polsek Batam Kota. Laporannya memang ibu Bhayangkari,” ujarnya singkat.
Diberitakan sebelumnya, seorang honorer Pemerintah Kota Batam (Pemko Batam) berinisial KP menjadi korban penganiayaan di depan Alun-Alun Engku Putri, Rabu (10/9). Wanita 24 tahun ini dianiaya oleh temannya, FB yang juga berstatus Ibu Bhayangkari atau istri polisi.
Akibat penganiayaan, KP mengalami luka dan trauma. ia kemudian melaporkan teman lamanya tersebut ke Mapolsek Batam Kota. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



