Kamis, 15 Januari 2026

Kasus Ledakan Maut di Kapal Federal II Resmi Naik ke Tahap Penyidikan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Korban ledakan kapal tanker Federal II di PT ASL Shipyard saat dievakuasi.

batampos – Penyelidikan kasus ledakan kapal MT Federal II milik PT ASL Shipyard di Tanjunguncang, Batuaji, kini resmi naik ke tahap penyidikan. Kepastian itu disampaikan Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, Selasa (28/10).

Zaenal menjelaskan, peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik Polresta Barelang bersama tim Labfor Mabes Polri melakukan serangkaian analisis dan pemeriksaan saksi. “Kasus Federal II sudah naik ke tahap sidik. Saat ini sudah ada 26 saksi yang diperiksa, dan jumlah ini bisa saja bertambah karena pemeriksaan masih terus berkembang,” ujar Zaenal.

Menurutnya, proses pemeriksaan saksi akan terus dilakukan secara mendalam untuk mengerucutkan keterangan yang relevan dan mengarah pada pihak yang paling bertanggung jawab. “Saksi memang banyak, nanti akan kita kerucut lagi untuk mendapatkan keterangan yang lebih spesifik,” katanya.

Zaenal menegaskan, dengan naiknya kasus ke tahap penyidikan, penyidik kini fokus pada dugaan tindak pidana yang menyebabkan terjadinya ledakan dan jatuhnya korban jiwa. “Kita gali lebih dalam siapa yang melakukan, siapa yang harus bertanggung jawab dalam peristiwa ini,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Batam Gempur PT ASL Shipyard Soal K3 dan Upah di Bawah UMK

Ia juga mengungkapkan bahwa gelar perkara untuk peningkatan status sudah dilakukan, dan dalam waktu dekat akan kembali digelar untuk menentukan penetapan tersangka. “Gelar perkara untuk naik sidik sudah kita lakukan. Setelah semua unsur terpenuhi, nanti akan dilakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” tambahnya.

Kapolresta menyebutkan, hingga saat ini total korban meninggal dunia akibat tragedi ledakan kapal Federal II dengan kejadian pertama mencapai 18 orang, termasuk mereka yang sempat dirawat namun tidak tertolong. “Itu total dari awal kejadian hingga perkembangan terakhir di rumah sakit,” ujarnya.

Zaenal menambahkan, selain fokus pada proses hukum, pihaknya juga terus menekan manajemen perusahaan agar menunjukkan tanggung jawab penuh terhadap para korban dan keluarga. “Kita minta pihak perusahaan tidak lepas tangan. Mereka harus hadir memberi bantuan dan tanggung jawab sesuai ketentuan,” tegasnya.

Baca Juga: Bayar Belasan Juta, PMI Ilegal Berangkat Pakai Paspor Pelancong dari Batam

Ia menegaskan, penyidikan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Ketenagakerjaan, Labfor Polri, dan ahli keselamatan kerja untuk memastikan hasil yang objektif dan transparan. “Kita ingin hasil penyidikan ini benar-benar dapat menjawab apa penyebab ledakan dan siapa yang lalai,” tutur Zaenal.

Kasus ledakan kapal Federal II menjadi perhatian luas publik karena skala tragedinya yang besar. Dengan status perkara yang kini naik ke tahap penyidikan, masyarakat berharap kepolisian dapat segera menetapkan tersangka dan memastikan adanya pertanggungjawaban hukum atas insiden yang menelan korban jiwa terbanyak dalam sejarah industri galangan kapal di Batam tersebut. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update