
batampos– Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri gelar pra- rekontruksi bersama Divhubinter dan Ministry of Public Security Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di dua lokasi yang dijadikan aktivitas love scamming. Lokasi pertama ditelusuri yakni di pertokoan Komp Tanjung Trisakti Jalan Laksamana Bintan dan Komp Ruko Sakura Permai,Jalan Yos Sudarso, Batuampar.
Dalam kasus ini, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Nasriadi mengatakan, Kepolisian China yang melalukan penyelidikan dan Ditreskrimsus mem back up.
Pantauan di dalam lokasi ruko tiga lantai tersebut terdapat beberapa bilik kamar yang dijadikan aktvitas love scamming, ditemukan beberapa pakaian wanita dan juga beberapa alat elektronik seperti alat jaringan koneksi internet, monitor , dan meja tempat para pelaku bekerja dalam kondisi yang berantakkan.
“Pra rekonstruksi penting dilakukan sebelum menyerahkan atau melimpahkan tersangka dan barang bukti secara Police to Police. Aktivitas love scamming dilokasi terjadi dalam kamar yang telah disiapkan oleh pelaku wanita untuk memancing korban,” ujar Direktur Reserser Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Nasriadi, Jumat (1/9) dilokasi.
Nasriadi menyampaikan ruko ini keadaan kosong yang disewa oleh para tersangka untuk melakukan aksinya. Terdapat lima tersangka satu perempuan dan empat laki-laki WNA Tiongkok.
“Tersangka yang kami bawa ini adalah bagian dari yang memerankan love scamming, dan akan diperiksa oleh polisi China terkait aktivitas yang mereka lakukan,” ujarnya.
“Jadi inilah salah satu ruko yang dijadikan aktivitas dan berhasil kami amankan. Dan ruko ini tidak mereka tempati tetapi hanya dijadikan tempat love scamming , modus mereka bekerja pada malam hari. Ketika pagi hari atau dini hari mereka pindah ke TKP di Kara
Industrial,” ujarnya. (*)
reporter: azis



