Kamis, 15 Januari 2026

Kasus Pengrusakan Puluhan Rumah di Baloi Kolam, Kapolresta: Pemeriksaan Maraton

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Baloi Kolam.

batampos – Penyidikan kasus pengrusakan rumah di RT03 dan RW10/RW 16 Baloi Kolam, Batam Kota masih bergulir di Satreskrim Polresta Barelang. Hingga saat ini, polisi belum menangkap para pelaku maupun menetapkan tersangka.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan pihaknya sudah menerima laporan para korban dan melakukan pemeriksaan secara maraton.

“Dari Satreskrim melakukan pemeriksaan maraton,” ujarnya di Mapolsek Sagulung, Senin (21/4).

Zaenal menambahkan pemeriksaan tersebut dilakukan terhadap saksi. Kemudian, memanggil terduga pelaku untuk dilakukan pemeriksaan ke Mapolresta Barelang.

“Kita lakukan pemanggilan terhadap terduga. Sabar dulu,” katanya.

Sementara Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan sampai saat ini pihaknya tetap melakukan pengamanan di kawasan Baloi Kolam.

“Kita melakukan pengamanan agar situasi tetap aman dan kondusif, katanya.

Sebelumnya, puluhan rumah di RT 03 dan RT 10/ RW 16 Baloi Kolam, Batam Kota dirusak pada Kamis (17/4) malam. Rumah-rumah tersebut dilempar batu, kacanya dipecah, hingga warga mengungsi.

RW 16 Baloi Kolam, Sahat Tampubolon mengatakan puluhan rumah warga yang dirusak ini yang menerima sagu hati dari PT Alfinky. Ia menduga pelaku pengrusakan merupakan warga yang menolak sagu hati atas pembebasan lahan tersebut.

“Yang melakukan pengrusakan itu warga yang menolak. Kami menerima, karena lahan itu bukan punya kami,” ujarnya di Mapolresta Barelang.

Sahat menjelaskan sebelum pengrusakan rumah, warga yang menolak juga melakukan pemutusan aliran listrik. Pemutusan sudah berlangsung sejak 4 April lalu.

“Setelah listrik diputus, ini rumah dirusak. Gimana anak-anak kami,” katanya.

Sahat menjelaskan warga sudah melaporkan peristiwa ini ke Mapolresta Barelang pada Jumat (18/4) dini hari.  (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update