
batampos – Kecelakaan lalu lintas di Batam, kembali memakan korban. Odi Isya Winanda, 25 warga Bida Ayu ini meninggal dalam kecelakaan di Simpang Kabil, Batam, Jumat (9/12/2022) pukul 13.00 WIB.
Dari informasi yang dihimpun oleh Batam Pos, korban ini memacu motornya di sisi kanan jalan. Namun, tiba-tiba motor dikendarai korban mengubah jalur ke sisi kiri, begitu juga dengan satu motor lainnya.
Sehingga, akibat itu kedua motor ini berhimpitan, sehingga korban jatuh. Odi jatuh tepat di tengah jalan.
Baca Juga: Pemko Batam Bangun Lima Halte di Tahun 2023, Segini Anggarannya…
Tubuh Odi sempat dibiarkan beberapa saat di tengah jalan. Warga tidak berani memindahkannya. Barulah setelah polisi sampai, tubuh korban diangkat ke atas mobil pick up milik Satlantas Polresta Barelang.
“Ada yang kenal atau kawannya,” kata anggota polisi yang datang ke lokasi.
Namun, tak ada satupun yang kenal dan korban tidak berboncengan. Lalu, polisi membawa korban ke Rumah Sakit BP Batam.
Baca Juga: UMK Batam Rp4,5 Juta, Pengusaha Lakukan Ini
Terkait kecelakaan ini, dibenarkan oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Cut Mutia.
“Saat ini sudah dalam penanganan unit Gakkum Satlantas Polresta Barelang,” ujarnya.
Namun, ia mengaku tidak mengetahui detail dari kecelakaan ini.
“Tanya ke pak Victor saja,” ucapnya.
Cut berharap kecelakaan ini menjadi terakhir kali terjadi di Batam. Ia berharap masyarakat Batam, agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.
Baca Juga: Ini Tanggapan Buruh Setelah UMK Batam Ditetapkan Rp4,5 Juta
Masyarakat Batam, kata Cut juga harus memperhatikan keselamatan dalam berlalu lintas.
“Karena itu hal yang utama. Hindari melakukan pelanggaran lalu lintas yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Selalu Ingat bahwa Kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran lalu lintas,” ungkapnya.
Jenazah dari Odi sempat dibawa ke RSBP Batam. Namun, sorenya keluarganya diwakili RT Bida Ayu datang menjemput jenazah Odi.
Dari penuturan petugas ruang jenazah RSBP Batam, Ninuk, ia mengatakan bahwa orang tua Odi ada di Jawa.
“Katanya orangtuanya ada acara di Jawa, jadi Pak RT nya yang datang ke sini,” ungkap Ninuk.(*)
Reporter: Fiska Juanda



