
batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam tengah mempercepat pelaksanaan vaksinasi meningitis dan polio bagi 74 jamaah calon haji (JCH) tahun 2025 yang belum menerima vaksin. Upaya ini dilakukan agar seluruh JCH memenuhi syarat kesehatan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan bahwa dari total 743 JCH, sebanyak 669 orang telah menjalani vaksinasi lengkap. Jamaah dari Kloter 1 dan 2 telah selesai divaksinasi seluruhnya, masing-masing berjumlah 112 dan 238 orang. Namun, dari 393 JCH yang tergabung dalam Kloter 17, masih tersisa 74 orang yang belum divaksin.
“Besok, sebanyak 48 orang akan menjalani vaksinasi. Sementara 26 orang lainnya sedang kami upayakan agar bisa divaksinasi di kabupaten atau kota asal mereka,” ujar Didi, Selasa (29/4).
Didi menegaskan, vaksinasi merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi setiap calon jamaah haji, sesuai aturan internasional dan ketentuan Kementerian Kesehatan.
“Minimal vaksin harus diberikan 14 hari sebelum keberangkatan. Kloter 17 dijadwalkan berangkat pada 20 Mei, artinya waktu semakin mepet,” jelasnya.
Guna mempercepat proses vaksinasi, Dinkes Batam menyiapkan empat lokasi layanan, yaitu Puskesmas Baloi Permai, Sei Lekop, Tanjung Buntung, dan Sekupang. Seluruh puskesmas tersebut ditugaskan untuk melayani vaksinasi JCH dengan jadwal yang disesuaikan kebutuhan.
Didi menambahkan, rentang usia jamaah yang menjalani vaksinasi bervariasi, mulai dari 18 hingga 86 tahun. Meski demikian, petugas medis memastikan seluruh vaksinasi dilakukan sesuai prosedur dan memperhatikan kondisi kesehatan jamaah.
“Kami imbau jamaah yang belum divaksin segera datang ke puskesmas terdekat agar proses keberangkatan berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa data jumlah jamaah bisa mengalami perubahan seiring adanya cadangan yang menjadi peserta reguler. Namun, data terakhir dari Kemenag mencatat total sementara tetap 743 orang. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



