Minggu, 1 Maret 2026

Kenakalan Remaja Semakin Mengusik Warga Batuaji dan Sagulung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Balap liar dan kenakalan remaja jadi sorotan masyarakat. (F.Dalil Harahap)

batampos – Kenakalan remaja masih menjadi topik utama pembahasan dalam curhat Kamtibmas yang digelar oleh jajaran Polresta Barelang. Polisi dituntut untuk serius menangani masalah ini karena semakin hari semakin banyak remaja yang berulah.

Masyarakat Sagulung misalkan meminta polisi untuk aktif mengawasi aktifitas anak di tempat umum ataupun di pemukiman. Itu karena semakin banyak remaja yang berkeliaran berbuat onar sampai ke pemukiman warga sekalipun itu masih jam sekolah.

Warga merasa tak nyaman karena keberadaan kelompok remaja ini mengganggu ketenangan warga dan mempengaruhi anak-anak lain untuk tidak fokus dengan aktifitas belajar di sekolah.

Baca Juga: BP Batam Akan Lakukan Penyesuaian Tarif Pass Penumpang Internasional

“Kadang anak-anak kita jadi ikut-ikutan. Padahal itu masih jam sekolah. Mohonlah ini ditindaklanjuti pak. Kasih sanksi yang tegas biar ada efek jera,” ujar Hendrik, warga Sagulung.

Selain itu aksi balap liar dan kumpul di malam hari juga masih dilakukan oleh kelompok remaja bermotor di Sagulung ataupun Batuaji. Jika sudah berkumpul maka aksi balap liar atau trek-trekan menjadi rutinitas kaum remaja ini. Ini sangat mengkuatirkan karena bisa saja mencelakai Pengendara lain.

“Depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah itu mulai ramai dengan dengan anak-anak motor kalau sudah larut malam. Mereka bawa pasangan wanita pula. Ini harus ditindak tegas karena sangat mengganggu,” ujar Jhoni warga Batuaji.

Baca Juga: Pencurian Kabel PJU Masih Lidik, Polisi: Semoga Segera Terungkap Pelakunya

Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra dan Kapolsek Batuaji Kompol Restia Octane Guchy berjanji akan menyelesaikan masalah ini. Patroli pengawasan dan penindakan bagi pelaku kejahatan akan berjalan maksimal sekalipun itu anak dibawa umur.

“Kita akan terus tingkatkan pengawasan dan penindakan di lapangan,” ujar Nyoman. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

SALAM RAMADAN