Sabtu, 14 Februari 2026

Kendaraan Semakin Padat, Jalan Ahmad Yani Mukakuning Butuh Pelebaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sejumlah kendaraan padat merayap dari Simpang Dam Mukakuning sampai Stadion Tumenggung Abdul Jamal. Pemandangan macet sudah menjadi pemandangan yang biasa di jalan ini. f.Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Jalan Ahmad Yani mulai dari Mukakuning hingga Kepri Mall hampir setiap hari mengalami kemacetan. Penyebabnya, volume kendaraan sudah tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang melintas. Sehingga ruas jalan utama ini butuh pelebaran.

Ruas Jalan Ahmad Yani selalu padat dengan kendaraan setiap hari. Setiap pagi dan sore hari arus lalulintas selalu padat merayap. Ribuan kendaraan berjubel hingga ke pinggiran jalan.

Pantauan di lapangan, sepanjang jalan utama tersebut sedikitnya ada dua titik lokasi macet yang dimulai dari simpang Dam hingga ke Simpang Panbil. Padatnya arus lalulintas di jam sibuk menyebabkan ruas jalan itu macet panjang.


Baca Juga: Diupah Bandar Besar di Jakarta, Sindikat Narkoba Internasional Ditangkap di Batam

Butuh waktu hampir sejam bagi kendaraan roda empat untuk melewati titik kemacetan itu. Kemacetan di lokasi itu karena banyak faktor mulai dari aksi ngetem angkot yang tak beraturan, hingga padatnya kendaraan yang hendak berbelok atau masuk ke kawasan perusahaan di sepanjang jalan tersebut.

Selanjutnya di simpang Panbil dan depan Kepri Mall. Kemacetan mulai terjadi dari depan Stadion Tumenggung Abdul.Jamal. Kemacetan di lokasi itu juga bisa memakan waktu hingga sejam bagi kendaraan roda empat. Penyebab kemacetan karena kendaraan yang bergerak dari arah Batuaji dan Seibeduk sangat banyak.

Kondisi tersebut sangat menghambat aktifitas warga. Warga yang hendak kerja harus berjuang dari subuh agar bisa sampai ke tempat kerja tepat waktu.

“Saya masuk kerja pukul 08.00 WIB, jam setengah enam saya sudah bergerak dari rumah. Itu karena saya harus melewati tiga titik macet mulai dari depan SP sampai di sini,” ujar Aldi, warga Batuaji.

Baca Juga: Warga Batam Paling Banyak Urus Dokumen Roya di BPN, Ini Penjelasan Arti Roya

Keluhan serupa juga disampaikan sopir truk ataupun mobil operasional perusahaan. Akibat kemacetan itu mereka sering telat membawa material perlengkapan perusahaan ke lokasi perusahaan.

“Ya mau gimana lagi situasi jalan memang begini setiap pagi. Kadang harus keluar lebih cepat biar tak terlambat antar atau jemput barang perusahaan,” ujar Agus, sopir truk operasional perusahaan di Mukakuning.

Seperti diketahui, dua tahun terakhir Pemko Batam fokus dengan proyek pelebaran jalan di Batuaji dan Sagulung. Jalan Brigjen Katamso dan R Suprapto sebagian sudah lebar jadi lima lajur. Harapan warga, agar proyek serupa juga terjadi di sepanjang Jalan Ahmad Yani mulai dari Dam Mukakuning hingga depan Kepri Mall. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Update