Senin, 16 Februari 2026

Kesehatan dan Pendidikan Menjadi Problem Warga Rempang yang Memilih Pindah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Keluhan masyarakat rempaang yang memilih pindah ke Batam.
Suasana Masyarakat Rempang yang memilih pindah ke Kawasan Central Buana Park, Kamis (5/10). F Dalil Harahap/Batam Pos.

batampos – Kesehatan dan pendidikan menjadi problem Warga Rempang yang telah memilih pindah ke Batam. Hal itu disampaikan Rio Iswandi, warga pasir panjang, Rempang.

Rio memilih pindah ke Kawasan Central Buana Park, Tembesi, Batuaji, sekitar dua hari lalu.

“Harapan kami, warga yang mau relokasi harus diperhatikan. Kesehatan dan pendidikan. Ada orang sakit (disini), harusnya (pemerintah) bisa cepat ambil tindakan,” kata Rio, Kamis (5/10).


Soal pendidikan. Rio mengatakan, anaknya sekolah di daerah yang jauh. Sedangkan, istrinya tidak terbiasa berkendara di daerah yang padat seperti Batam.

Baca Juga: Pindah ke Batam, Empat Keluarga dari Rempang Terima Bantuan dari Polisi

Sehingga, Rio harus mengatur jadwal untuk mengantar anaknya sekolah. Sedangkan, satu sisi Rio harus berpikir untuk mencari pekerjaan.

Selain problem pendidikan dan kesehatan. Rio mengatakan, problem lainnya yang ditemukannya adalah BP Batam hanya membayar sewa rumah. Sedangkan, listrik dan air harus dibayar oleh Rio.

“Saya kan tidak punya pekerjaan, ada anak yang masih mondok, ini mengantar anak. Sementara itu, pekerjaan masih belum ada,” tuturnya.

Rio berharap, pemerintah bisa memperhatikan itu. Sehingga, warga Rempang yang sudah memilih pindah, mendapatkan kehidupan yang layak.

Reporter: DALIL HARAHAP

Update