
batampos– Tiga pekan sudah Te, mantan direktur RSUD Padang Sidempuan dibunuh secara sadis oleh Ahmad Yuda Siregar, suaminya di Batuaji, Kota Batam. Penyelidikan polisi baru mendapat Ahmad Yuda yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan wanita 60 tahun tersebut.
Bunga, isteri muda Yuda yang disebut terlibat dalam kasus pembunuhan berencana ini belum diketahui keberadaanya. Polisi yang melacak keberadaanya belum mendapatkan petunjuk. Kampung halaman Bunga sudah ditelusuri namun Bunga belum ditemukan.
Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal menuturkan, Bunga masih terus dicari sebab keterangannya sangat dibutuhkan untuk mengungkap motif yang sesungguhnya atas kasus pembunuhan berencana tersebut. Pihaknya, kata Kapolsek, sudah berkoordinasi dengan kepolisian di daerah lain termasuk mengeluarkan daftar pencarian orang terhadap Bunga.
BACA JUGA: Polisi Amankan Dua Mobil yang Dipakai Yuda Untuk Menghabisi Istrinya
“Sabar masih terus kita telusuri. Dia diperlukan agar motif yang sebenarnya bisa terungkapkan, ” ujar Benny.
Keterlibatan Bunga atas kasus pembunuhan karena ada pengakuan Yuda, dia ikut mengangkat jenazah korban dari ruangan tamu ke kamar tidur tempat jenazah korban dibakar dan ditemukan warga. Bunga sendiri merupakan isteri muda dari Yuda. Dan Yuda adalah suami kedua dari korban. Pengakuan terakhir Yuda dia menghabisi isterinya karena permintaan uang Rp 50 miliar untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah ditolak korban. Korban dihabisi secara brutal hingga tiga kali.
Seperti diberitakan sebelumnya, Te yang belakangan diketahui mantan Direktur RSUD Padang Sidempuan, ditemukan tewas mengenaskan di perumahan Muka kuning Indah I blok AD nomor 04, Sabtu (4/11). Dia dibunuh secara keji kemudian dibakar oleh pelaku. Te adalah orang penting di lingkungan pemerintah Padang sidempuan, Sumatera Utara.
Dari jejak digital dan akun media sosial milik wanita berinisial Te ini ternyata dia pernah menjabat sebagai direktur RSUD Padang sidempuan. Bahkan jabatan terakhirnya adalah kepala dinas kesehatan di sana. Rumah lokasi kejadian Te ditemukan tewas mengenaskan itu merupakan rumah singgah nya yang ada di Batam. Dia tidak menetap di Batam. Saat kejadian dia sedang berkunjung ke Batam. (*)
reporter: eusebius sara



