
batampos – Klinik D Fasung resmi meluncurkan layanan stemcells dan perawatan regeneratif di Aeskulap Aesthetic Clinic dengan menggelar talk show bertema “Masa Depan Perawatan Kesehatan” di Hotel Radisson, Sabtu (22/2). Peresmian ini menandai langkah inovatif dalam bidang stemcells dan estetika medis di Batam.
Direktur Klinik D Fasung, Dr. Pinkan, menyampaikan apresiasi atas suksesnya peresmian tersebut. “Ini merupakan inovasi di bidang stemcells dan estetika medis yang kami hadirkan di Batam. Klinik D Fasung sendiri berlokasi di Dermaga Kulinari, Sukajadi,” ujarnya.
Dr. Pinkan berharap dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak lagi berpikir bahwa perawatan kesehatan berkualitas hanya tersedia di luar negeri. “Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia juga memiliki layanan kesehatan yang berkualitas tinggi dan tidak kalah bersaing dengan negara lain,” tambahnya.
Sementara itu, Representatif Celltech Stemcells Center Jakarta, Dr. Iwan Budhiharto, menekankan pentingnya edukasi yang benar mengenai terapi stemcells. “Banyak klinik stemcells ilegal beroperasi di luar sana. Dengan hadirnya layanan ini, kami berharap masyarakat Batam bisa mendapatkan akses yang aman dan terpercaya,” jelasnya.
Dr. Iwan juga menyoroti keuntungan dari terapi stemcells bagi pasien. “Terapi ini dapat meningkatkan kualitas sel tubuh, terutama dalam bidang estetika yang membuat kulit lebih cerah dan tampak lebih muda. Selain itu, beberapa penyakit yang sebelumnya sulit diobati, seperti diabetes, stroke, dan down syndrome, kini dapat ditangani dengan stemcells,” terangnya.
Layanan yang dihadirkan Klinik D Fasung diklaim memenuhi standar internasional dengan teknologi quantum yang memastikan nol kontaminasi. “Dengan teknologi ini, sel yang digunakan lebih sehat dan hasilnya lebih optimal,” ujar Dr. Iwan.
Dengan hadirnya layanan stemcells di Batam, masyarakat kini memiliki alternatif perawatan kesehatan berkualitas tinggi tanpa harus pergi ke luar negeri. Klinik D Fasung berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (*)
Reporter: Aziz Maulana



