Selasa, 27 Januari 2026

Kondisi ART Korban Penganiayaan Membaik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
R, majikan korban sebagai pelaku utama penganiayaan ART.

batampos – Intan, Asisten Rumah Tangga (ART) korban penganiayaan oleh majikan dan rekannya di kawasan elit Sukajadi, Batam Kota, kini kondisinya mulai membaik.

Gadis berusia 22 tahun tersebut telah meninggalkan Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota dan kini menjalani pemulihan di tempat pengungsian milik Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus (Romo Paschal).

“Kondisinya sudah membaik, sekarang pemulihan di tempat Romo,” ujar Ketua Tim Flobamora Batam, Yulius, Minggu (29/6).

Baca Juga: Perkit Kepri Kutuk Penyiksaan ART di Batam: Ini Bukan Soal Asal-usul, Tapi Kemanusiaan

Menurut Yulius, Intan masih dalam tahap pemulihan baik secara fisik maupun mental. Selain mengalami lebam di sekujur tubuh, Intan juga mengalami trauma berat. “Untuk sekarang tidak bisa diganggu dulu,” tambahnya.

Romo Paschal sendiri mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh majikan korban, Rosalina (42), dan rekannya sesama ART, Merlin (20). “Penganiayaan ini sangat keji dan dilakukan berulang-ulang dengan penuh kesadaran,” ujarnya.

Ia berharap proses hukum berjalan maksimal agar bisa menjadi efek jera bagi pelaku maupun majikan ART lainnya. “Ini pidana murni. Harus dihukum maksimal,” tegas Romo Paschal.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, memastikan penanganan kasus ini mendapat perhatian serius. Saat video kondisi korban beredar, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan cepat dan menangkap kedua pelaku. “Kita tetapkan 2 tersangka dan lakukan penahanan,” katanya.

Kedua pelaku kini telah ditahan di Mapolresta Barelang dan proses hukum terus berjalan.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Update