Minggu, 18 Januari 2026

Konsumen Kecewa, Rumah Baru Sering Retak dan Bocor

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Seorang konsumen menunjukkan rumahnya yang bermasalah.
foto: Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Sejumlah warga yang tinggal di Perumahan Central Raya Batuaji, khususnya di cluster Blok B, mengeluhkan kondisi rumah yang mereka beli karena banyak mengalami kerusakan. Beberapa masalah yang sering dikeluhkan antara lain tembok yang retak serta atap yang bocor. Mereka menduga bahwa penyebab utama kerusakan ini adalah proses konstruksi yang kurang teliti saat pembangunan.

Salah satu warga, Riky Manurung, yang tinggal di Blok B, menyampaikan bahwa sejak awal serah terima rumah, ia sudah menemukan banyak kerusakan. Rumahnya bahkan sudah mengalami beberapa kali perbaikan akibat tembok yang retak.

“Hujan deras di awal Januari lalu membuat rumah saya bocor di banyak bagian. Kami bahkan menyebutnya ‘air terjun’ karena rembesan deras dari tembok rumah,” ujar Riky.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Fred Manulang, warga di blok yang sama. Menurutnya, hampir semua rumah mengalami masalah serupa, bukan hanya satu atau dua unit saja.

“Kami punya grup WhatsApp khusus untuk warga perumahan ini, dan hampir semua anggota grup mengeluhkan hal yang sama. Ini bukan masalah individu, tapi sudah menjadi persoalan besar yang harus segera ditangani,” ungkap Fred.

Para warga menduga bahwa salah satu penyebab utama kerusakan ini adalah kualitas pembangunan yang kurang maksimal. Mereka mempertanyakan apakah material yang digunakan benar-benar sesuai dengan standar yang dijanjikan oleh pengembang. Beberapa dari mereka bahkan telah mencoba menghubungi pihak pengembang, tetapi belum mendapatkan solusi yang memuaskan.

Menanggapi keluhan ini, Asep, perwakilan dari tim pemasaran dan penjualan Perumahan Central Raya Batuaji, memberikan tanggapan. Ia menegaskan bahwa pihak pengembang bertanggung jawab atas permasalahan yang dikeluhkan para warga dan sedang mencari solusi terbaik.

“Kami memahami keluhan para konsumen dan akan segera menangani masalah ini dengan serius,” ujar Asep.

Menurutnya, rumah-rumah di perumahan tersebut dibangun menggunakan material berkualitas, yakni batu wall panel precast beton yang dirancang untuk memberikan kekuatan lebih pada bangunan. Namun, terkait kerusakan yang terjadi, pihaknya akan bekerja sama dengan pakar konstruksi untuk menelusuri penyebab dan menemukan solusi perbaikannya.

“Intinya, kami menawarkan solusi atas semua keluhan ini. Kami juga meminta kerja sama dari para konsumen untuk melaporkan masalah yang mereka hadapi, sehingga kami dapat menangani setiap perbaikan dengan lebih efektif,” jelas Asep.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen yang merasa tidak nyaman dengan kondisi rumah mereka. Menurutnya, pengembang akan menjadikan masalah ini sebagai perhatian utama agar tidak terulang di masa mendatang.

“Kami benar-benar menyesalkan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para konsumen. Ini menjadi evaluasi bagi kami agar ke depan lebih baik lagi,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update