Selasa, 13 Januari 2026

Korban Meninggal Ledakan MT Federal II Bertambah 2 Orang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Korban ledakan kapal tanker Federal II di PT ASL Shipyard.

batampos-Duka mendalam kembali menyelimuti keluarga korban tragedi ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang. Dua korban luka berat yang sempat dirawat intensif di RS Mutiara Aini, Batam, dikabarkan meninggal dunia setelah berjuang melawan luka bakar serius yang diderita.

Korban pertama, Edison Baktiar Napitupulu, dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (19/10) pukul 23.17 WIB. Disusul korban kedua, Imam, yang menghembuskan napas terakhir pada Senin (20/10) pukul 04.25 WIB. Keduanya sebelumnya dirawat di ruang ICU dalam kondisi kritis akibat luka bakar berat dan trauma inhalasi pascaledakan kapal tanker tersebut.

“Benar, dua pasien atas nama Edison dan Imam meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif beberapa hari terakhir,” ujar Kapolsek Batuaji AKP Raden Bimo Dwi Lambang.

Ia menyebut kedua jenazah akan dibawa terlebih dahulu ke RS Bhayangkara Batam untuk pemeriksaan medis lanjutan sebelum diserahkan kepada keluarga. “Sesuai prosedur, jenazah korban akan dibawa ke RS Bhayangkara terlebih dahulu untuk pemeriksaan, baru kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

BACA JUGA: Lima Korban Ledakan Kapal Federal II Masih Dirawat, Satu Masih di Ruang ICU

Dengan bertambahnya dua korban jiwa ini, total korban meninggal dunia akibat ledakan kapal Federal II menjadi 13 orang. Sementara lima korban lainnya masih dirawat di RS Mutiara Aini. Sebagian besar menunjukkan perkembangan positif dan telah dipindahkan dari ruang ICU ke rawat inap biasa.

Tragedi di kapal tanker MT Federal II, yang terjadi pada Rabu (15/10) dini hari, menjadi salah satu kecelakaan kerja paling fatal di kawasan industri galangan kapal Batam. Hingga kini, tim Labfor Polri bersama kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti insiden yang menewaskan belasan pekerja tersebut.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Update