Sabtu, 14 Februari 2026

KPU Jadwalkan Simulasi Ulang Pemungutan Suara Pertengahan Januari

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dalam simulasi pemungutan suara di daerah beberapa waktu lalu cuma ada dua kolom pasangan calon (paslon) presiden-calon wakil presiden banyak diprotes.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menyebutkan saat ini sudah ada intruksi dari KPU RI untuk melakukan simulasi ulang pemungutan suara. Selain itu, pihak KPU RI sudah juga memperbaiki surat suara Pilpres dengan menampilkan tiga orang paslon.


“Untuk intruksi simulasi ulang sudah keluar. Kita jadwalkan pada pertengahan Januari atau akhir Januari 2024 ini. Untuk TPS-nya belum kita tetapkan, nanti kami juga akan mengundang wartawan dan peserta pemilu,” ujar Komisioner KPU Batam, Bosar Hasibuan kepada Batam Pos, Minggu (7/1).

Baca Juga: Rencana Pembelian Pertalite Pakai Fuel Card, Disperindag Batam Berkoordinasi dengan Kementerian

Dikatakan Bosar, simulasi surat suara presiden ini sudah dilakukan KPU Batam sejak awal Desember 2023 lalu. Simulasi dilakukan tidak di seluruh TPS melainkan hanya satu TPS saja. Dimana sesuai aturannya, satu kabupaten kota satu kali simulasi pemungutan suara.

Adapun tujuan simulasi pemungutan suara ini adalah untuk memahami alur dan juga estimasi waktu proses pemungutan suara. Sehingga KPU memiliki gambaran persiapan pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024.

“Pada dasarnya kita ingin melihat waktu yang digunakan di TPS sehingga jadi evaluasi KPU dan KPPS terhadap kondisi di lapangan. Jadi kalau ditanya apakah dilakukan simulasi ulang, jawabannya, belum ada surat edaran dari KPU RI,” ujarnya.

Baca Juga: Apotek Kimia Farma Penuin Dirampok, Pelaku Ancam Korban dengan Parang

Sebelumnya, simulasi presiden di Kabil, Nongsa beberapa waktu lalu menuai kontra sejumlah pihak. Pasalnya, di desain surat suara simulasi Pilpres) 2024 hanya terdapat dua kolom.

Komisioner KPU Batam Bosar Hasibuan mengatakan bahwa desain surat suara untuk simulasi tersebut formatnya langsung diturunkan oleh KPU RI. Disini KPU Kota Batam hanya mengunduh desainnya dari link yang telah disediakan KPU RI.

“Terkait simulasi di Kabil, Nongsa memang kita mendapatkan spesimen dari KPU RI. Jadi kita tinggal cetak saja. Pimpinan di KPU RI juga sudah menyampaikan bahwa ada kekhilafan, bukan unsur kesengajaan dan KPU RI menginstruksikan untuk menghentikan simulasi di daerah, ” ujarnya, Kamis (4/1).

Dikatakan Bosar, kesalahan dalam spesimen surat suara pilpres yang dipakai untuk simulasi itu tidak sengaja. Ia menegaskan KPU tidak punya motif apapun.”Itu terjadi human error yang tidak disengaja, tak ada niat untuk mendiskriminasi, kecuali memang kekhilafan yang terjadi,” ungkap Bosar. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update