
batampos – Kabut asap kiriman yang melanda Kota Batam sejak sepekan terakhir dipastikan belum mempengaruhi jalur pelayaran domestik, khususnya dari Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) ke sejumlah daerah dalam dan luar provinsi.
Kepala Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Takwin Masuku mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Sampai saat ini memang secara keseluruhan belum ada pengaruh signifikan terhadap pelayaran. Jarak pandang masih baik dan pelayaran berjalan normal,” ujarnya, Kamis (5/10).
Baca Juga: BMKG Sebut Batam Tak Terdampak Kabut Asap, Tapi Cenderung Berawan
Namun begitu Takwin mengaku pihaknya tengah menyiapkan surat edaran terkait kondisi ke depan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan penumpang. Dalam surat edaran ini menyebutkan apabila kondisi asap yang semakin memburuk dan mengganggu, maka segala aktifkan pelayaran dihentikan.
“Makanya kita akan pantau terus perkembangan kabut asap ini. Paling utamanya memastikan keselamatan penumpang itu sendiri apabila ketika tidak memungkinkan untuk pelayaran,” ucapnya.
Selain itu dalam surat edaran ini juga meminta kepada seluruh agar penyedia jasa pelayaran untuk selalu memantau dan berkoordinasi dengan KSOP Batam mengenai kondisi di laut.
“Hari ini kita keluarkan edaran informasi kepada penyedia jasa untuk memperhatikan itu,” pungkasnya.
Baca Juga: Pelayaran ASDP dari Batam Tujuan Kalbar Masih Beroperasi Meski Ada Kabut Asap
Terpisah, Kepala Pos Syahbandar Domestik Sekupang Samosir Pasaroan mengatakan, sepanjang hari ini puluhan armada kapal akan mengangkut penumpang dari Pelabuhan Domestik Sekupang ke berbagai pulau dan antar provinsi.
Pelayaran dimulai pukul 07. 00 WIB dengan rute pertama Batam ke Karimun dan Buton. “Untuk pelayaran masih berjalan normal dan jarak pandang juga masih baik,” ujar Samosir. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



