Rabu, 18 Februari 2026

Kunjungan Wisman ke Batam 74.193 Orang, Ini 5 Negara yang Paling Dominan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Sejumlah wisatawan yang tergabung dalam Nongsa Paddle Club melakukan eksebisii dayung di Nongsa Poin Marina, Rabu (30/11). F:Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sebanyak 74.193 kunjungan selama Februari 2023. Tingkat kunjungan wisman tersebut menurun hingga 21,72 persen dibandingkan bulan sebelumnya, Januari 2023 yakni 94.774 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Agus Kadaryanto mengatakan, memasuki bulan Februari 2023, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam mengalami penurunan jika dibandingkan dengan musim libur Natal dan Tahun Baru pada Januari 2023 lalu. Akan tetapi jika dibandingkan Februari 2022, jumlah kunjungan wisman meningkat 22.451,06 persen.

“Ya, dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya angkanya naik signifikan, ” ujar Agus, Rabu (5/4).


Baca Juga: Disparbud Batam akan Awasi Destinasi Wisata Saat Libur Lebaran

Menurutnya, warga negara asing (WNA) asal Singapura masih mendominasi tingkat kunjungan wisman ke Kota Batam pada Februari 2023 yakni dengan jumlah mencapai 42.606 kunjungan atau 57,43 persen dari total wisman keseluruhan. WNA yang banyak mengunjungi Batam berikutnya adalah dari Malaysia dengan 12.246 kunjungan, India 2.366 kunjungan, China 1.518 kunjungan dan Philipina dengan 1.450 kunjungan.

“Wisman berkebangsaan Singapura mendominasi yakni mencapai 57,43 persen dari total wisman keseluruhan. Diikuti wisman berkebangsaan Malaysia yakni sebanyak 16,51 persen dan wisman berkebangsaan India 3,19 persen, ” terang Agus.

Adapun pintu masuk wisman ke Kota Batam pada Januari 2023 ini melalui Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura Nongsa, Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

Baca Juga: Mudik dengan Kendaraan Tujuan Selari Sudah Penuh Hingga 19 April, Kuala Tungkal Masih Ada Kuota

Sementara itu untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau, Agus menambahkan, pada bulan Januari 2023 mencapai rata-rata 43,69 persen atau turun 3,89 persen poin dibandingkan TPK Januari 2023 sebesar 47,58 persen.

Jika dibandingkan dengan bulan Februari tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau naik sebesar 13,69 persen poin. Dimana TPK Februari 2022 yaitu sebesar 30,00 persen. Pada bulan Februari 2023, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau lebih rendah 4,14 poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional, dimana rata-rata TPK Nasional sebesar 47,83 persen.

“Bila dilihat menurut klasifikasinya, TPK hotel berbintang 4 pada Februari 2023 mencapai 49,85 persen dan merupakan TPK tertinggi pada Februari 2023. Sedangkan TPK terendah yaitu hotel bintang 1 hanya 30,07 persen, ” jelas Agus.

Baca Juga: Perusahaan Asal Hong Kong Akan Bangun Pabrik Produk Plastik di Batam

Selanjutnya, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau selama bulan Februari 2023 adalah 2,26 hari, atau naik 0,14 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu asing pada Januari 2023.

“Pada bulan Februari 2023, rata-rata lama menginap tamu Indonesia mencapai 2,0 hari atau lebih rendah 0,89 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu asing yang mencapai 2,89 hari, ” terang Agus. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

SALAM RAMADAN