Kamis, 15 Januari 2026

Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1 Juta Orang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Sejumlah wisatawan tengah menikmati kesenian kuda kepang yang tampil di pondok wisata Golden Prawn Bengkong, Minggu (18/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kota Batam terus menunjukkan performa gemilang di sektor pariwisata. Hingga Agustus 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam telah menembus 1.008.609 orang, berdasarkan data terbaru dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

Dari total tersebut, wisatawan asal Singapura masih mendominasi dengan 485.889 kunjungan, disusul Malaysia sebanyak 256.035 kunjungan, dan Tiongkok di posisi ketiga dengan 35.362 kunjungan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan capaian ini menjadi bukti kuat bahwa Batam tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan luar negeri, terutama dari kawasan Asia Tenggara.

“Alhamdulillah, pariwisata Batam semakin membaik. Ini tentu berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, pelaku pariwisata, serta dukungan masyarakat. Keamanan yang terjaga, kekompakan stakeholder, dan bertambahnya akses, amenitas, serta atraksi menjadi faktor utama Batam semakin maju di sektor pariwisata,” ujarnya, Minggu (5/10).

Baca Juga: Buruh Desak Kenaikan UMK 2026 Naik hingga 10 Persen, Ini Tanggapan Apindo Batam

Ardi menambahkan, memasuki penghujung tahun, berbagai agenda wisata telah disiapkan untuk terus menggerakkan sektor pariwisata Batam. Sejumlah event besar seperti Batam Golf Tournament, Bajafash, dan Beratap Langit akan kembali digelar, melengkapi rangkaian kegiatan musik dan sport tourism yang sebelumnya sukses menarik perhatian wisatawan, seperti Batam Batik Fashion Week (BBFW).

Berdasarkan data Disbudpar, puncak kunjungan terjadi pada Juni 2025 dengan total 167.469 wisatawan, seiring banyaknya agenda wisata dan momentum libur panjang yang dimanfaatkan wisatawan asal Singapura dan Malaysia untuk berkunjung ke Batam.

Selain tiga negara utama tersebut, sejumlah negara lain juga turut berkontribusi terhadap arus kunjungan, di antaranya India (29.834 kunjungan), Filipina (17.199 kunjungan), Myanmar (17.386 kunjungan), Korea Selatan (12.195 kunjungan), serta wisatawan dari Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Vietnam dengan total mencapai puluhan ribu kunjungan.

Sementara itu, kategori wisatawan dari negara lainnya mencatat 133.198 kunjungan selama periode Januari hingga September 2025, menunjukkan keberagaman pasar wisata Batam yang semakin luas.

“Target kami hingga akhir tahun adalah mempertahankan tren positif ini dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha dan operator kapal penyeberangan,” tambah Ardi.

Disbudpar Batam optimistis, dengan masih adanya sejumlah agenda wisata besar hingga Desember 2025, jumlah kunjungan wisman akan terus bertambah dan melampaui capaian tahun sebelumnya.

Baca Juga: Buruh Batam Rencanakan Aksi, Tuntut Kenaikan UMK 2026 hingga 10 Persen

Sementara itu bedasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kota Batam pada Agustus 2025 mencapai 146.897 kunjungan. Angka ini mengalami kenaikan 18,92 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu Juli 2025 yang mencatat 123.526 kunjungan.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan bahwa peningkatan tersebut juga terlihat signifikan secara tahunan. Jika dibandingkan dengan Agustus 2024, kunjungan wisman ke Batam naik 22,23 persen.

“Kunjungan wisman selama Agustus 2025 ke Batam tercatat melalui seluruh pintu masuk, seperti Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura, Harbour Bay, Pelabuhan Internasional Sekupang, dan Bandara Hang Nadim,” ujar Eko.

Menurutnya, wisatawan asal Singapura masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan ke Batam, dengan porsi 48,93 persen dari total kunjungan atau 71.878 wisatawan. Diikuti oleh Malaysia sebanyak 36.983 kunjungan (25,18 persen), Cina 5.177 kunjungan (3,52 persen), dan India 3.990 kunjungan (2,72 persen).

Negara lain yang juga berkontribusi terhadap kunjungan ke Batam di antaranya Myanmar (2.386 kunjungan), Filipina (2.224 kunjungan), Korea Selatan (2.053 kunjungan), Jepang (1.176 kunjungan), Inggris (955 kunjungan), dan Vietnam (905 kunjungan).

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2025 tercatat rata-rata 48,05 persen, turun 1,45 poin dibanding Juli 2025 (49,50 persen).

Untuk Kota Batam sendiri, TPK hotel berbintang mencapai 53,82 persen, atau menurun 2,64 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 56,46 persen.

Dari sisi nasional, TPK hotel berbintang di Kepri masih lebih rendah 2,46 poin dibanding rata-rata nasional yang mencapai 50,51 persen.“Meski ada penurunan, TPK hotel di Batam masih berada di atas rata-rata provinsi dan menunjukkan tren stabil di atas 50 persen,” tutup Eko. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update