Minggu, 25 Januari 2026

Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 570 Ribu, Didominasi Pelancong Asal Singapura

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad berbincang dengan wisatawan mancanegara di Pelabuhan Internasional Batam Center.

batampos – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, selama periode Januari hingga Mei 2025, jumlah kumulatif kunjungan wisman mencapai 570.717 orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 20,01 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni 475.550 kunjungan.

Kepala BPS Batam, Eko Aprianto, mengatakan lonjakan juga terjadi secara bulanan. Pada Mei 2025 saja, Batam menerima 140.831 kunjungan wisman, naik signifikan sebesar 40,21 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat sebanyak 100.442 kunjungan. Jika dibandingkan dengan Mei 2024, kenaikannya mencapai 40,67 persen.

“Kunjungan wisman selama Mei 2025 tersebar melalui sejumlah pintu masuk utama di Batam, yakni Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura, Harbour Bay, Sekupang, serta Bandara Internasional Hang Nadim,” ujar Eko, Jumat (11/7).

Baca Juga: Daftar Tunggu Haji di Batam Capai 24 Tahun, 17 Ribu Lebih Warga Antre Berangkat

Pelancong asal Singapura masih menjadi yang terbanyak datang ke Batam, dengan kontribusi 44,60 persen atau setara 62.809 kunjungan. Disusul wisatawan asal Malaysia sebanyak 42.824 kunjungan (30,41 persen), China sebanyak 4.715 kunjungan (3,35 persen), dan India sebanyak 4.638 kunjungan (3,29 persen).

Beberapa negara lainnya yang turut menyumbang jumlah kunjungan signifikan antara lain Filipina 2.698 kunjungan (1,92 persen), Myanmar 2.363 kunjungan (1,68 persen), Korea Selatan 1.128 kunjungan (0,80 persen), Jepang 955 kunjungan (0,76 persen), Inggris 846 kunjungan (0,68 persen) dan Amerika Serikat 846 kunjungan (0,60 persen).

“Total kontribusi dari sepuluh negara tersebut mencapai 88,08 persen dari keseluruhan kunjungan wisman ke Batam pada Mei 2025,” terang Eko.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Batam pada Mei 2025 tercatat sebesar 53,36 persen, naik 1,56 poin dibanding April yang sebesar 51,80 persen.

Secara umum, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 46,09 persen, turun tipis 0,26 poin dibandingkan April 2025 (46,35 persen). Namun jika dibandingkan dengan Mei 2024, terjadi penurunan yang cukup besar, yaitu sebesar 10,12 poin (dari 56,21 persen).

Baca Juga: Vonis Ringan Kasus Penipuan Umrah di PN Batam Tuai Sorotan

“TPK tertinggi dicapai hotel berbintang satu yakni sebesar 55,83 persen, sedangkan yang terendah adalah hotel berbintang lima sebesar 35,37 persen,” jelas Eko.

Adapun rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik di hotel berbintang Provinsi Kepri pada Mei 2025 tercatat 1,77 malam, turun 0,15 poin dari bulan sebelumnya. Di Kota Batam, tamu asing rata-rata menginap 1,92 malam, lebih lama dibanding tamu domestik yang rata-rata hanya 1,67 malam.

Peningkatan kunjungan wisman ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata dan perhotelan di Batam dan Kepri secara umum, yang sempat terpukul akibat pandemi dan pembatasan mobilitas lintas negara dalam beberapa tahun terakhir. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update