
batampos – Jelang akhir tahun 2022, kunjungan wisatawan asing (wisman) ke Kota Batam terus naik. Naiknya kunjungan wisman, juga dibarengi dengan berbagai event pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, mengatakan, sejak normalnya pintu masuk Batam-Singapura dan Malaysia, kunjungan wisman terus meningkat.
Apalagi dalam beberapa bulan terakhir kunjungan wisman terus mengalami pergerakan naik.
“Alhamdulillah setiap bulan, angka kunjungan wisman ke Batam terus naik. Optimis angka ini akan terus naik,” ujarnya.
Baca Juga: Seribu Orang Tinggalkan Batam Dalam Sehari
Cara paling efektif menarik kunjungan wisman ke Batam adalah dengan digelarnya berbagai event besar.
Dimana sejak awal tahun hingga saat ini, sejumlah event besar telah berhasil menarik wisman datang ke Batam.
Seperti event yang baru-baru dilaksanakan diantaranya Travel Mart Asita, PHRI Fest, Run Night, Gowes Bareng Wisman, Pawai Tatung, Pameran Bonsai Berusia Puluhan Tahun dan banyak lainnya.
Baca Juga: Soal Rivalitas dengan Marlin, Ini Kata Amsakar…
Ada juga event dengan mendatangkan sejumlah artis ibu kota seperti Dewa, Judika, Andika Kangen Band, Rio Febrian, Keisya, Unggu dan banyak lainnya.
“Pada bulan November ini banyak sekali event besar yang berhasil menarik wisman datang ke Batam. Jadi memang event adalah market nya wisman,” jelas Ardi.
Menurut Ardi, event-event besar yang terlaksana rata-rata digelar oleh organisasi, perkumpulan dan stakeholder lainnya.
Baca Juga: Pengurus IMI Kepri Dilantik
Meski begitu, Pemko Batam dalam hal ini Dispar pasti akan mensuport penuh kegiatan positif yang digelar, apalagi tujuannya untuk menarik datangnya wisman.
“Ada kegiatan dari organisasi atau stakeholder yang menggandeng kami. Pastinya, semua event besar dan positif pasti akan kami dukung,” jelas Ardi.
Ia juga tak menapik, keterbatasan anggaran di Disbudpar Kota Batam, membuat dinas tersebut minim menggelar event sendiri.
Baca Juga: Yuk Kenali Masalah Gangguan Kesuburan dan Sulit Memiliki Buah Hati
Meski begitu, setiap tahunnya, pasti ada event yang memang digelar oleh Dispar. Diantaranya, Kenduri Seni Melayu (KSM). Event ini juga masuk ke dalam salah satu event besar di Indonesia.
“Kendalanya, keterbatasan anggaran. Meski begitu, kami tetap optimis bisa membangkitkan pariwisata. Diantaranya dengan mengandeng organisasi atau stake holder melaksanakan event. Yang pastinya mendapat dukungan dari kami,” sebut Ardi.
Ditengah target kunjungan wisman, Ardi menyayang kan harga tiket Singapura-Batam atau sebaliknya yrang masih tinggi.
Baca Juga: BPOM Batam Tingkatkan Kapasitas Jaminan Keamanan Terhadap Obat Sirop
Bahkan ada pembatasaan untuk kunjungan wisman dari beberapa negara seperti Korea, Jepang dan lainnya.
“Kami berharap pemerintah pusat bisa membantu untuk menurunkan harga tiket, karena ini termasuk tinggi. Kami sudah menyuarakannya, dan berharap bisa di dengar,” harap Ardi.(*)
Reporter: Yashinta



