
batampos – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam kembali mencatatkan adanya pasien meninggal dunia pada Senin (12/9). Satu pasien tercatat meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Batam. Sementara kasus aktif bertambah sebanyak enam orang. Selain itu kasus sembuh tercatat juga meningkat sebanyak empat pasien.
“Ya, per hari ini ada satu pasien tercatat meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Batam,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, kemarin.
Disebutkan satu pasien meninggal itu adalah ibu rumah tangga berusia 80 tahun, warga Tiban Asri Sekupang. Pasien tersebut meninggal di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam dan sudah vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua.
Sementara itu untuk pasien baru per hari ini ialah, laki-laki berusia 34 tahun warga Tanjung Piayu. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan telah divaksin Booster. Lalu laki-laki usia 55 tahun warga Muka Kuning. Ia juga terkonfirmasi bergejala baru dan sudah divaksin lengkap atau Booster.
Selanjutnya, perempuan 29 tahun warga Tanjung Sengkuang. Ia terkonfirmasi tanpa gejala dan sudah di Booster. Lalu, perempuan 42 tahun warga Sungai Panas yang terkonfirmasi bergejala baru dan sudah di Booster serta dirawat di RSAB. Ada juga laki-laki 43 tahun warga Baloi Permai terkonfirmasi bergejala baru dan sudah Booster. r.
“Dari enam pasien baru hari ini lima diantaranya bergejala dan satu tidak bergejala. Lima Pasien isolasi mandiri di rumah dan satu lainnya dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam.
Secara kumulatif saat ini kasus kematian akibat Covid-19 berjumlah 927 orang. Sedangkan kasus aktif tersisa 28 orang. Dimana 14 pasien menjalani isolasi mandiri dan 14 lain dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19. Kasus terkonfirmasi positif di Batam berjumlah 31.303 dan kasus sembuh 30.344 dengan persentase sembuh sekitar 96 persen.
Berdasarkan penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari. Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.
“Kami tidak henti mengingatkan dan menghimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” ucap Didi.(*)
Reporter : Rengga Yuliandra



