Rabu, 11 Februari 2026

Lahan Kosong di Seilekop Dijadikan TPS Induk

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Area yang bakal dijadikan TPS di kawasan Seilekop, Sagulung, Senin (1/7).
F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Pihak Kecamatan Sagulung berencana membuka tempat penampungan sampah sementara (TPS) baru di pinggir jalan menuju kawasan galangan kapal Seilekop, Sagulung. TPS baru ini nantinya akan lebih besar dan luas, sebab berada di lokasi lahan kosong dan jauh dari permukiman warga.

Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, menuturkan, rencana pembukaan TPS baru ini juga sebagai solusi untuk mengatasi persoalan sampah yang berserakan dan menumpuk di pinggir jalan protokol di wilayah Sagulung. TPS ini nantinya akan lebih banyak menampung sampah dari permukiman sebelum dibawa ke TPA Telaga Punggur.

”Yang ada saat ini di Seibinti lahannya kurang luas dan dekat dengan permukiman (Kaveling Seilekop). Kami akan buka yang baru di Seilekop sana yang lahannya lebih luas dan jauh dari permukiman. Kami lagi berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Hafiz.


Di lokasi TPS yang direncanakan ini, sampah dari permukiman bisa ditampung sementara waktu dalam jumlah yang banyak jika memang armada pengangkut ke TPA agak kewalahan. Selama ini, kendalanya juga karena lokasi TPS yang kurang luas sehingga tidak ada tempat untuk menampung sampah sementara waktu dalam jumlah yang banyak sebelum diangkut ke TPA. ”Harapannya mudah-mudahan secepatnya disiapkan,” kata Hafiz.

Baca Juga: Pengamat Lingkungan: Penanganan Sampah di Batam Tak Ideal

Terpisah, Lurah Seibinti, Jamil, sependapat dengan rencana pengadaan TPS baru di Seilekop ini. TPS yang ada di Seibinti saat ini memang kurang maksimal menampung sampah sementara sebab lahannya tidak begitu luas dan dekat dengan permukiman warga. Jikapun harus menumpuk sampah di sana, tentunya akan mengganggu kenyamanan masyarakat yang berdiam di sekitarnya.

”Kalau yang di Seilekop itu memang luas dan cocok untuk dijadikan TPS karena jauh dari permukiman,” kata Jamil.

Pantauan Batam Pos di lapangan, lokasi yang direncanakan dijadikan TPS baru ini, memang berada di lokasi lahan kosong yang cukup luas. Lokasinya persis pinggir jalan menuju kawasan galangan kapal Seilekop. Lokasi ini jauh dari permukiman warga dan selama ini memang sudah berserakan dengan tumpukan sampah rumah tangga ataupun bekas material bangunan. Meskipun terlihat kumuh dan kotor namun tidak begitu berdampak karena jauh dari permukiman warga.

Usman, warga Kaveling Seilekop berharap agar TPS baru ini segera difungsikan, sebab lokasi TPS yang ada saat ini sudah cukup merepotkan mereka karena aroma tak sedap dari lokasi TPS.

”Bagus itu karena di sana tak ada permukiman. Yang ini (TPS Seibinti) memang bermasalah karena terlalu dekat dengan permukiman kami ini,” ujar Usman.

Sementara untuk pantauan secara menyeluruh, penumpukan sampah di lokasi pinggir jalan masih terjadi di sejumlah ruas jalan di Sagulung. Jalan masuk Kaveling Baru, Jalan sepanjang Kaveling Bukit Melati, jalan menuju Kampung Tua Dapur 12 dan jalan menuju Pelabuhan Sagulung, masih banyak penampakan sampah di pinggir jalan. (*)

Reporter : Eusebius Sara

Update