
batampos – Persatuan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Kepulauan Riau kembali menggelar ajang olahraga bergengsi bertajuk Pekan Olahraga (POR) Perbarindo VII. Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan, pada 2, 3, 9 dan 10 Agustus 2025 dengan mengusung tema “Jalin Sinergi Lewat Energi” yang dibuka, Sabtu (2/8).
POR Perbarindo kali diikuti 550 atlet yang merupakan karyawan BPR dan BPRS se-Kepri. Total ada 31 tim yang bertanding, mewakili berbagai lembaga keuangan di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ketua Panitia POR Perbarindo VII, Yudhi mengatakan ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk dedikasi dalam membangun SDM perbankan yang sehat secara fisik, mental, dan finansial. “Kami ingin mencetak insan BPR-BPRS yang andal dan solid, serta mempererat tali silaturahmi antarlembaga,” ujarnya.
Defile pembukaan berlangsung meriah diikuti 310 peserta dari berbagai daerah di Kepri. Sebanyak empat cabang olahraga dipertandingkan, yakni basket, badminton, biliar, dan e-sport.
Pada cabang basket, 21 tim putra dan 17 tim putri turut berlaga. Untuk badminton, ada 27 tim yang bertanding di sektor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Cabang biliar mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri dengan total 57 peserta. Sementara untuk e-sport, sebanyak 27 tim berlaga memperebutkan gelar juara.
“Semoga kegiatan ini menjadi pemantik energi baru bagi semua untuk terus bekerja sama, berinovasi, dan tumbuh bersama dalam industri BPR-BPRS di Kepri,” harapnya.
Ketua Perbarindo Kepri, Danny Tantalus, menyebut POR bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai kerja sama, sportivitas, dan kepedulian terhadap kesehatan.
“Ini bukan hanya tentang piala dan medali. POR adalah tempat untuk menguatkan ikatan kekeluargaan antar-BPR. Menang kalah adalah hal biasa, yang penting semangatnya,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Danny juga mengingatkan bahwa kegiatan ini berperan penting dalam mendorong work-life balance, terutama di tengah tekanan kerja yang tinggi dan masa pensiun yang kini makin panjang.
“Saya ingin sampaikan, kita tidak hanya butuh fisik yang sehat, tapi juga keuangan yang sehat. Kalau tubuh bugar tapi keuangan bermasalah, repot juga. Makanya kami dorong semua peserta juga ikut program FinRun Oktober nanti,” ucapnya.
Sementara, Kepala OJK Kepri, Sinar Dananjaya, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan POR. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting dalam membentuk budaya kerja sehat dan produktif di lingkungan keuangan mikro.
“Silaturahmi, sportivitas, dan pola hidup sehat adalah fondasi untuk membangun produktivitas. Kalau kita sehat secara fisik dan batin, kinerja akan meningkat, dan itu berdampak langsung pada layanan kita ke masyarakat,” ucapnya.
Sinar juga berpesan bahwa kemenangan bukanlah segalanya. Justru nilai-nilai persahabatan, kebersamaan, dan rasa saling mengenal antarpeserta jauh lebih penting dalam membangun kekuatan industri keuangan rakyat. (*)
Reporter: Yashinta



