
batampos – Wakil Wali Kota Batam, sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau calon Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sembulang, Rempang, Rabu (27/8).
Kunjungan tersebut jadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ekonomi maritim di Batam, khususnya di wilayah Rempang.
KNMP yang direncanakan berdiri di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, kini dihuni 561 kepala keluarga, dengan 364 orang di antaranya berprofesi sebagai nelayan. Saat ini, rata-rata pendapatan nelayan sekitar Rp4,7 juta per bulan. Melalui program intervensi pemerintah, angka itu ditargetkan naik menjadi Rp6,38 juta per bulan, atau meningkat 35,7 persen.
Selain peningkatan pendapatan, pembangunan KNMP diproyeksikan menyerap 414 tenaga kerja baru atau sekitar 14 persen dari populasi setempat. Produksi perikanan juga ditargetkan bertambah dari 700 ton menjadi 800 ton per tahun. Komoditas utama meliputi rajungan, teri, baronang, dan kerapu.
Untuk menunjang aktivitas nelayan, pemerintah menyiapkan beragam fasilitas. Antara lain tangga pendaratan, tambatan perahu, revetment, shelter pendaratan ikan, docking perahu, gudang beku portabel, area drop zone, shelter cool box, tower dan tangki air bersih, mushola, SPDN, area parkir, toilet umum, kios waserda, ruang genset, pusat kuliner, bangunan kantor, serta bale nelayan.
Li Claudia mengatakan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kekompakan masyarakat.
“Bapak-bapak harus kompak, nelayan harus maju. Semua program ini dari masyarakat untuk masyarakat kelola. Nantinya akan ada pabrik es, SPDN, hingga pusat kuliner ikan segar,” katanya, dihadapan nelayan.
Ia menambahkan, pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan. “Kalau bapak-bapak tidak ada kegiatan, mari bantu agar cepat selesai. Doakan juga cuaca bersahabat, supaya pekerjaan lancar. Kita ingin ekonomi nelayan maju untuk Kelurahan Sembulang,” tambah Li Claudia,
Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono, memberi apresiasi atas dukungan Pemko Batam dan BP Batam. Ia berharap, KNMP di Rempang dapat menjadi percontohan kampung nelayan modern di Indonesia.
“Semoga ini jadi percontohan kampung nelayan moderen untuk wilyah-wilayah lain di Indonesia,” ujar dia. (*)
Reporter: Arjuna



