
batampos – Kondisi para korban ledakan kapal MT Federal II di kawasan galangan PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, berangsur membaik. Berdasarkan data terbaru dari RS Mutiara Aini, hingga Minggu (19/10), lima pasien telah dipulangkan, sementara lima lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Dari lima pasien yang masih dirawat, empat di antaranya berada di ruang rawat inap biasa dan satu lainnya masih dirawat di ruang ICU. Mereka terus mendapatkan penanganan dari tim medis, baik untuk pemulihan luka bakar maupun perawatan pernapasan akibat trauma inhalasi.
Empat pasien rawat inap yang masih bertahan di rumah sakit masing-masing adalah Jimi dengan diagnosa trauma inhalasi luka bakar derajat 2A, Arafi dengan post debridement luka bakar derajat 2A area fasial, Ahmad Rifai dengan post debridement luka bakar derajat 2A TSA 5%, dan Erwin yang mengalami luka bakar derajat 2A–2B TSA 30% setelah sempat dirawat di ICU.
“Keempat pasien tersebut dalam kondisi sadar penuh, tekanan darah stabil, dan luka bakar mereka menunjukkan proses penyembuhan yang baik,” kata Lia, Humas RS Mutiara Aini, saat dikonfirmasi Minggu siang.
Baca Juga: Ungkap Kasus Kebakaran MT Federal II, Polisi Sudah Periksa 22 Saksi
Sementara itu, Edison masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Kondisinya, kata Lia, belum banyak berubah sejak hari pertama pasca-ledakan. “Pasien masih belum sadar penuh dan tetap dalam pengawasan ketat tim dokter,” jelasnya.
Dua pasien lain yang sebelumnya berada di ruang ICU, yakni Imam dan Midun, direncanakan akan segera dipindahkan ke ruang rawat inap apabila kondisi mereka stabil. “Kami terus memantau perkembangan vital keduanya. Jika sudah memungkinkan, akan segera dipindah untuk proses pemulihan lanjutan,” tambah Lia.
Sejak peristiwa tragis itu, RS Mutiara Aini menjadi rumah sakit rujukan utama bagi korban ledakan MT Federal II. Total lebih dari 20 korban sempat dirawat, sebagian besar dengan luka bakar derajat sedang hingga berat. Lima orang telah dinyatakan cukup stabil untuk pulang dan melanjutkan pemulihan di rumah masing-masing.
Baca Juga: Sudah Ratusan Kontainer Limbah Disegel Bea Cukai di Pelabuhan Batuampar
Lia juga memastikan bahwa semua korban mendapatkan penanganan medis intensif tanpa kendala biaya. “Kami berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan seluruh biaya perawatan ditanggung sepenuhnya,” ujarnya.
Ledakan di kapal MT Federal II pada Rabu (15/10) dini hari menewaskan 11 pekerja dan melukai puluhan lainnya. Hingga kini, proses penyelidikan terhadap penyebab pasti insiden tersebut masih berlangsung, sementara pihak keluarga korban dan serikat pekerja terus mendesak agar investigasi dilakukan secara transparan dan tuntas. (*)



