
batampos – Tujuh siswa berbakat dari SMKN I Batam berhasil lolos seleksi nasional (Seleknas) untuk menuju ajang The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025 yang akan diselenggarakan di Filipina. Keberhasilan ini diraih setelah mereka bersaing ketat dalam Seleknas yang diadakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI pada November lalu.
Para siswa yang lolos adalah Rahma Jailani, Ibnu Rasydin Alflaura Hamid, Abu Bakar Sadio Ramadan, Naufal Arrizal, Bryan Nathanael Saragih, Adam Suheri, dan Farsya Firdaus. Prestasi gemilang mereka antara lain meraih medali emas, perak, hingga perunggu dalam berbagai kategori seperti CNC Maintenance, Industrial Automation, dan Information Network Cabling.
Kepala SMKN I Batam, Deden Suryana, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian ini. “Ini adalah hasil kerja keras dan persiapan yang matang. Selanjutnya, ketujuh siswa ini akan mengikuti Training Center yang berlangsung selama enam bulan mulai Januari 2025. Mereka akan mempersiapkan diri secara intensif untuk menghadapi kompetisi di Filipina,” ujarnya.
Deden menjelaskan bahwa Training Center merupakan tahapan krusial untuk menentukan kandidat resmi yang akan menjadi wakil Indonesia di kompetisi tingkat ASEAN. Kompetisi ini akan berlangsung sekitar bulan Agustus 2025, dengan melibatkan lebih dari 32 bidang keahlian, di mana Indonesia akan berpartisipasi di 27 bidang.
Dalam Seleknas 2024 sebelumnya, SMKN I Batam mengirimkan 13 siswa untuk enam bidang perlombaan. Dari jumlah tersebut, tujuh siswa berhasil melaju ke tahap berikutnya. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat SMKN I Batam selalu konsisten mengirimkan wakilnya ke ajang internasional setiap tahunnya.
Direktur Standar Kompetensi dan Pelatihan (Stankomproglat) Kemenaker RI, Amir Syarifuddin, menjelaskan bahwa Seleknas bertujuan menjaring peserta terbaik untuk bersaing di tingkat internasional. “Kami mencari kompetitor unggul yang mampu bersaing dengan negara lain. Harapannya, mereka bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ungkap Amir.
Salah satu siswa, Rahma Jailani, yang meraih medali emas di bidang CNC Maintenance, mengaku termotivasi untuk memberikan yang terbaik. “Ini kesempatan besar. Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia,” ujar Rahma.
Prestasi SMKN I Batam di ajang WorldSkills bukanlah hal baru. Deden Suryana mengungkapkan bahwa sekolah ini telah menjadi langganan peserta dan peraih medali di tingkat ASEAN. Pada kompetisi sebelumnya di Singapura, tim mereka berhasil membawa pulang dua medali emas.
“Kami optimis tahun 2025 nanti anak-anak kami kembali membawa pulang medali emas. Mereka memiliki semangat juang tinggi dan bimbingan dari pelatih-pelatih terbaik,” tambah Deden.
Dengan pencapaian ini, SMKN I Batam semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu sekolah kejuruan terbaik di Indonesia. Persiapan matang di Training Center diharapkan dapat memberikan hasil maksimal di Filipina nanti. (*)
Reporter: Eusebius Sara



