
batampos – Harapan masyarakat Batuaji, Sagulung, dan sekitarnya akan peningkatan infrastruktur jalan utama kembali mengemuka. Hingga saat ini, berbagai ruas jalan di wilayah padat penduduk tersebut masih belum mengalami pelebaran memadai, yang berujung pada kemacetan rutin, khususnya di jam sibuk pagi dan sore hari.
Salah satu titik paling dikeluhkan adalah Jalan Marina City. Mardian, warga Marina, menyebut jalan tersebut masih satu jalur untuk dua arah sehingga kerap menimbulkan kemacetan. “Setiap pagi dan sore pasti macet, apalagi di persimpangan. Jalannya terlalu sempit untuk menampung kendaraan sebanyak itu,” ujarnya, Selasa (9/7).
Meski dalam beberapa hari terakhir Dinas Bina Marga telah melakukan penambalan lubang di ruas Jalan Marina, warga menilai langkah itu belum cukup. Mereka mendesak agar pelebaran jalan segera dilakukan mengingat pentingnya akses tersebut bagi ribuan pengguna jalan setiap harinya.
“Setiap tahun kami dengar janji pelebaran. Tapi sampai sekarang, belum juga dikerjakan. Jalan ini sudah seharusnya dibuat dua jalur,” kata Benny, warga lainnya. Ia menambahkan bahwa sempitnya jalan juga kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Pemerintah Kota Batam sebelumnya telah memasukkan rencana pelebaran beberapa ruas jalan penting, termasuk akses ke Pelabuhan Sagulung dan kawasan Marina, ke dalam agenda pembangunan. Namun hingga kini, proyek tersebut belum menunjukkan progres yang signifikan di lapangan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyampaikan bahwa peningkatan jalan tetap menjadi prioritas pembangunan tahun ini. “Kami paham kebutuhan warga. Pelebaran jalan dan peningkatan infrastruktur lain akan kami dorong, tentunya menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dalam perencanaan jangka menengah, pemerintah akan mengintegrasikan pembangunan jalan dengan perbaikan sistem drainase agar lebih tahan terhadap banjir dan mendukung kelancaran lalu lintas jangka panjang.
Selain pelebaran jalan, warga juga mengusulkan agar pemerintah melengkapi fasilitas pendukung seperti lampu penerangan dan rambu lalu lintas di kawasan padat tersebut. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama di malam hari.
Masyarakat berharap agar proyek peningkatan jalan di wilayah Batuaji dan Sagulung bisa mulai dikerjakan tahun ini. Mereka menilai perbaikan infrastruktur bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi fondasi peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Dengan keluhan yang terus disuarakan dan komitmen pemerintah yang mulai terlihat, masyarakat kini menunggu realisasi nyata dari program pembangunan jalan yang lebih aman dan layak. (*)
Reporter: Eusebius Sara



