Rabu, 21 Januari 2026

Makelar Penjualan Manusia Asal Medan, 3 Kali Jual Bayi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pelaku perdagangan bayi di Batam ditangkap Reskrim Polresta Barelang.
Foto Dalil Harahap/Batam Pos.
Pelaku perdagangan bayi, Betty saat diperiksa di Mapolresta Barelang, Senin (31/7).

batampos – Makelar penjualan manusia asal Medan, Betty mengaku, baru 3 kali menjual bayi. Dua bayi diambilnya di Medan, lalu dibeli oleh orang Aceh dan Batam.

Betty beroperasi, melalui jaringan media sosial. Jika ada yang mau jual bayi, Betty akan menampungnya. Salah satunya, penjualan bayi oleh ibu kandung asal Batam, AHA

“AHA mendesak saya ke Batam, katanya lagi butuh uang. Itu uang (Rp 11 juta) uang hasil saya kumpul,” kata Betty, Senin (31/7).

Betty mengaku mengenal AHA dan ES dari grup Facebook tersebut. Dari grup itu mereka bergabung ke grup WhatsApp.

“Masuk ke grup, tinggal klik gabung ke grup WhatsApp,” ungkapnya.

Baca Juga: Ibu Kandung di Batam Jual Anak Rp 11 Juta 

Bett mengatakan, baru 3 kali mendapatkan uang dan membantu menjual anak bayi. Diantaranya 2 anak di Medan dan 1 anak di Batam.

“Sudah 3 kali. 2 di Medan, yang ambil warga Aceh dan Batam,” bebernya.

Perdagangan bayi ini diduga melibatkan sindikat yang berada di Medan, Sumatera Utara. Sindikat ini mengambil keuntungan Rp 4-5 juta per orang.

Kasus penjualan bayi ini terungkap, usai laporan nenek korban atau ibu AHA berinisial YW. Saat itu, nenek korban tak menemukan anak dan cucunya di rumah. Sehingga kasus ini dilaporkan ke Mapolsek Bengkong.

Atas kasus penjualan bayi ini, polisi sudah menetapkan 3 orang tersangka, yakni AHA, Ir, dan Betty. Sedangkan, ES kini masih diburu polisi.

“Untuk ibu korban atau pelaku sementara ini belum kita tahan. Karena masih dibawah umur, dan menimbang pelaku ada anak kecil,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Budi Hartono.

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update