
batampos – Dermaga utara Pelabuhan Batuampar terlihat banyak aktivitas dibandingkan dermaga selatan, pada Kamis (20/3) siang. Ada dua kapal yang bersandar dan tengah melakukan bongkar muat.
Di sekitar dermaga terdapat puluhan peti kemas dan beberapa truk parkir dengan muatan pipa baja.
Fauzan, salah seorang petugas mengatakan dermaga ini baru beroperasi selama setahun. “Sudah setahun dan dijalani Persero,” ujarnya di lokasi.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Pelabuhan Batuampar, Polda Kepri Pastikan Proses Hukum Berjalan
Menurut Fauzan, pelayanan di dermaga utara ini juga lebih baik. Bagi pekerja disediakan bus untuk menuju ujung dermaga.
“Ada bus yang bisa antarkan sampai ujung dermaga,” katanya.
Menurut Fauzan, dermaga utara tersebut juga lebih panjang. Sehingga, aktivitas bongkar lebih banyak.
“Dermaga utara ini lebih sibuk, pekerja sering sampai malam,” ungkapnya.
Disinggung adanya dugaan tindak pidana korupsi di dermaga pelabuhan tersebut, Fauzan mengaku tidak mengetahuinya.
“Kurang tau, ini baru dengar,” tutupnya.
Baca Juga: Hujan Deras 2 Hari, Banjir Lumpuhkan Sejumlah Wilayah di Batam
Polda Kepulauan Riau (Kepri) tengah mengusut dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar, Batam, yang berada di bawah pengelolaan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Sebanyak 75 saksi telah diperiksa secara intensif dalam proses penyelidikan ini.
“Penyidik masih berfokus pada pengumpulan bukti-bukti yang kuat sebelum melangkah ke tahap selanjutnya,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Simamora, Kamis (20/3). (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



