Sabtu, 17 Januari 2026

Melihat Kapal Kepresidenan Buatan Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapal korvet Bung Karno-369 yang diluncurkan di Batam, Rabu (19/4) pagi.

batampos – Panjangnya 73 meter dengan lebar 12 meter. Beratnya 650 ton, dengan kecepatan jelajah 20 knot dan kecepatan maksimum 24 knot. Bisa mengakomodasi 55 personel. Itulah kapal korvet Bung Karno-369.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan peluncuran kapal korvet Bung Karno (369) ini, Rabu (19/4) pagi. Kapal ini diproduksi dan diluncurkan di PT Karimun Anugrah Sejati (KAS), Tanjunguncang, Kota Batam.

Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan kapal ini dipersiapkan untuk menggantikan KRI Barakuda yang sudah berusia lebih dari 30 tahun.

Baca Juga: Air Mati Saat Lebaran, Ini Penjelasan SPAM Batam

Keunggulannya, kapal ini memiliki kecepatan tinggi, anti peluru dan dilengkapi persenjataan yang lebih lengkap. Seperti meriam, peluru kendali, dan beberapa sensor-sensor yang bisa mendeteksi segala ancaman, baik dari udara, permukaan, maupun bawah air.

“Kalau kapal yang lama (KRI Barakuda) itu jenis kapal patroli dan yang sekarang ini meningkat. Jadi kapal korvet ini jenis penjelajah, bukan patroli,” ujar Ali usai acara peluncuran kapal.

Ia menjelaskan kapal Bung Karno-369 ini memiliki fungsi utama sebagai kapal protokoler kepresidenan maupun pejabat negara yang menaiki kapal tersebut.

Baca Juga: Buka di Hari Lebaran, Pemain Gelper di Sky Villa Ribut Kalah Judi

Untuk wilayah operasinya, Ali mengatakan bahwa kapal ini bisa beroperasi ke seluruh Indonesia. Di mana daerah yang membutuhkan, maka kapal ini siap siaga selalu menjaga kedaulatan di seluruh wilayah Indonesia.

“Tapi kami belum memutuskan, apakah nanti akan ditempatkan di Armada I, Armada II atau Armada III. Pada intinya dari segi logistik, bisa didukung di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Diketahui, kapal korvet Bung Karno (369) diproduksi PT Karimun Anugrah Sejati sejak 21 Juni 2022.

Ali menjelaskan pemilihan nama kapal Bung Karno sudah melalui proses panjang. Pemilihan nama Presiden Pertama RI itu melihat begitu besarnya perjuangan tekad dan filosofi dari Bung Karno.

Baca Juga: Warga Batam Isi Waktu Libur Lebaran ke Pantai

“Sesuai namanya, dengan harapan dapat menjadi tauladan kebulatan tekad dan kegigihan Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dan menjaga kedaulatan negara,” ungkapnya.

Sementara Direktur Utama PT KAS, Franky Sucipto mengatakan kapal korvet ini merupakan kapal pertama produksi Indonesia. Untuk pengerjaannya melibatkan 200 pekerja.

“Selama ini, kapal korvet yang digunakan itu diproduksi di luar negeri. Kita bangga, ini kapal korvet pertama produksi anak bangsa,” katanya.

Ia menambahkan kapal ini rencananya akan diresmikan langsung anak Bung Karno, Megawati pada awal Juni nanti di Jakarta. Kemudian kapal ini dibawa ke Makasar untujk mengikuti Maritim Exhibition.

“Renacananya akan digunakan oleh Presiden langsung untuk inspeksi,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update