Minggu, 25 Januari 2026

Menggembirakan! Ekspor Ikan Batam Capai Rp129 Miliar di Semester Pertama 2025

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Proses pengecekan kerapu oleh Karantina Kepri yang bakal diekspor. (Foto: Karantina Kepri untuk Batam Pos)

batampos – Kinerja ekspor komoditas ikan dari Kota Batam menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama 2025. Berdasarkan data Dinas Perikanan Kota Batam, total volume ekspor mencapai 3.275,18 ton dengan nilai mencapai Rp129 miliar.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admaji, mengatakan capaian ini mencerminkan meningkatnya aktivitas perikanan serta tingginya permintaan pasar luar negeri terhadap produk perikanan Batam.

“Ekspor ikan kita pada semester I tahun ini menunjukkan angka yang menggembirakan. Tidak hanya dari sisi volume, tetapi juga dari nilai ekspornya,” ujar Yudi, Rabu (30/7).

Ia optimistis target ekspor tahun ini bisa mencapai Rp250 miliar, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang mencatatkan nilai Rp232 miliar.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis di Batam, Sudah 6.816 Warga Ikut Periksa Kesehatan

“Sampai Juni ini kita sudah capai Rp129 miliar. Kalau tren ekspor berjalan normal, kami optimistis target Rp250 miliar bisa tercapai pada akhir tahun,” kata Yudi.

Secara rinci, ekspor ikan pada Januari tercatat sebanyak 490,75 ton senilai Rp22,11 miliar. Angka ini naik pada Februari menjadi 522,39 ton senilai Rp23,56 miliar. Maret menjadi bulan dengan capaian tertinggi, yakni 558,22 ton senilai Rp24,09 miliar.

Kemudian, pada April tercatat 525,56 ton senilai Rp18,15 miliar, Mei sebesar 662,83 ton senilai Rp22,8 miliar, dan Juni 515,43 ton dengan nilai Rp18,23 miliar.

Yudi menjelaskan, jenis ikan yang diekspor sebagian besar merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti kakap, kerapu, sagai, lebam, kepiting, dan lobster. Negara tujuan ekspor terbesar masih didominasi oleh Singapura.

“Keunggulan lokasi Batam yang dekat dengan pasar internasional menjadi nilai tambah. Selain itu, dukungan pelabuhan ekspor dan fasilitas pengolahan yang memadai turut meningkatkan daya saing produk kita,” paparnya.

Dinas Perikanan, lanjut Yudi, terus mendorong peningkatan kualitas dan volume ekspor melalui penerapan standar mutu, sertifikasi, serta pembinaan kepada pelaku usaha perikanan lokal.

Baca Juga: 2 Pencuri Motor di Kawasan Batuampar Diringkus, Modusnya COD dan Test Drive

“Kami juga sedang mengembangkan kapasitas SDM nelayan agar lebih siap menghadapi tantangan dan permintaan global yang terus berkembang,” tuturnya.

Yudi berharap tren positif ini terus berlanjut hingga akhir tahun, mengingat tingginya permintaan dari negara tetangga.

“Kami terus berkoordinasi dengan eksportir dan pelaku usaha agar ekspor berjalan lancar. Kualitas hasil tangkapan juga terus dijaga agar memenuhi standar pasar internasional,” tambahnya.

Sebagai informasi, sepanjang 2024 lalu, total ekspor ikan dari Batam mencapai 5.414,46 ton dengan nilai sebesar Rp232,68 miliar. Seluruhnya dikirim ke Singapura yang masih menjadi pasar utama produk perikanan Batam. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update