
batampos – Aktivitas di Pelabuhan Pancung Sekupang tetap ramai meski hujan mengguyur Batam dalam beberapa hari terakhir. Transportasi laut menuju Belakang Padang berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kapal pompong yang melayani rute Sekupang–Belakang Padang beroperasi normal. Meski angin kerap menyertai hujan, penambang memastikan pelayaran tetap aman.
Salah seorang warga Belakang Padang, Iwan, mengaku sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. “Ini sudah sering terjadi. Kami tetap naik kapal seperti biasa. Apalagi setiap kapal sudah dilengkapi life jacket sesuai kapasitas penumpang, jadi tidak terlalu khawatir,” katanya, Jumat (5/9).
Namun tidak semua penumpang memiliki keberanian yang sama. Yuli, warga Batam yang hendak menyeberang ke Belakang Padang, mengaku lebih memilih menunda perjalanan saat cuaca ekstrem. “Kalau hujan lebat disertai angin kencang, biasanya saya tunggu dulu. Tak berani naik pompong kalau kondisinya parah,” ujarnya.
Para penambang kapal pancung pun selalu mengingatkan penumpang agar mengutamakan keselamatan. Mereka menegaskan tidak akan memaksakan perjalanan jika cuaca memburuk. “Alhamdulillah sejauh ini gak ada masalah. Memang beberapa hari ini hujan dan angin kerap melanda Batam, tapi itu tak mengganggu aktivitas pelabuhan,” kata Ali, salah seorang penambang.
Dika, penambang lainnya, menyebut selalu memantau cuaca sebelum berangkat. “Kalau hujan lebat disertai badai, kami lebih memilih menunda keberangkatan sementara waktu,” jelasnya.
Rute Sekupang–Belakang Padang merupakan jalur vital bagi masyarakat pulau sekitar Batam. Meski musim penghujan sering menghadirkan tantangan, aktivitas pelayaran di pelabuhan ini tetap berjalan lancar berkat kewaspadaan para operator kapal. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



