
batampos – Jalan utama yang menghubungkan kawasan Baloi Kolam-Seraya Atas dan Seraya Bawah, menjadi sorotan warga. Minimnya lampu penerangan jalan di area tersebut memicu kecelakaan, terutama pada malam hari.
Pada Minggu (26/1) malam, sebuah kecelakaan dikabarkan kembali terjadi di atas terowongan Seraya Atas sekitar pukul 23.20 WIB. Seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka ringan. Insiden ini menjadi salah satu dari beberapa kecelakaan yang terjadi dalam bulan ini di lokasi yang sama.
Kondisi jalan yang gelap gulita membuat pengendara hanya mengandalkan pencahayaan dari lampu kendaraan. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa melintas di jalur tersebut.
Baca Juga: Jembatan Putus di Marina Belum Diperbaiki, Warga Berharap Solusi Permanen
Keluhan mengenai situasi ini disampaikan oleh warganet di media sosial milik Batam Pos. Warga meminta pihak terkait segera mengambil tindakan.
“Mohon tempat itu diberi penerangan atau pembatas jalan yang layak. Dalam bulan ini sudah lebih dari dua korban,” tulis salah satu warga.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Batam, Suhar, menyebut akan melakukan evaluasi dan kajian terhadap kebutuhan infrastruktur di kawasan tersebut.
Baca Juga: Bawa Kendaraan FTZ, Sejumlah Penumpang Roro Tidak Bisa Berangkat
“Nanti kami pasti akan evaluasi terkait kebutuhan di sana. Akan kami kaji dulu untuk kebutuhan di lokasi itu,” katanya, Senin (27/1).
Warga inginkan perbaikan berupa pemasangan lampu penerangan jalan dan pembatas segera dilakukan demi mengurangi potensi kecelakaan di area tersebut. (*)
Reporter: Arjuna



