
batampos – Sampah menjadi masalah serius selama musim hujan ini. Banyak sampah yang menyumbat saluran drainase sehingga terjadi banjir di pemukiman ataupun jalan raya di wilayah Kecamatan Batuaji.
Sejumlah pemukiman di Kelurahan Tanjunguncang tergenang banjir selama musim hujan. Penyebabnya adalah drainase lingkungan yang bermasalah. Lurah Tanjunguncang Tengku Akbar yang turun ke lapangan mengakui banyak drainase yang tersumbat sampah dan tanah seperti yang terjadi di Perumahan Putera Jaya Tanjunguncang.
Terkait masalah tersebut, Camat Batuaji Ridwan berharap agar masyarakat berperan aktif mengatasi masalah ini. Caranya cukup sederhana yakni tertib buang sampah ke lokasi penampungan sampah yang ada. Sampah yang dibuang ke sembarangan tempat akan hanyut ke dalam drainase terbawa arus sehingga menyumbat aliran air.
Baca Juga: Twin Tower Union Square Lengkapi Kawasan Harbour Bay
“Kita punya armada pengangkut sampah yang memadai. Yang jemput dari dalam perumahan ada 14 armada dan kerja setiap hari. Marilah kita tertib dan peduli dengan lingkungan cukup dengan buang sampah di tempat yang sudah disediakan. Kalau ada waktu bolehlah goro bersihkan drainase minimal seminggu sekali. Jangan anggap sepele dengan sampah ini karena sangat berdampak kerusakan lingkungan ataupun banjir seperti ini,” ujar Ridwan.
Pemerintah dalam hal ini jajarab Pemko Batam, kata Ridwan, selama ini sudah cukup maksimal dengan berbagai program penanganan banjir mulai dari gerakan gotong royong massal ataupun normalisasi drainase. Namun itu semua sia-sia jika tak didukung warga dengan budaya tertib membuang sampah tadi.
“Misalkan gini, kita normalisasi drainase di ujung atas tapi dibawanya warga buang sampah ke drainase kan sia-sia juga. Air tetap tak ngalir. Kalau begitu siapa yang rugi ya kita-kita juga. Inilah yang sering terjadi selama ini. Makanya saya mohon kepada semua kita untuk mulailah tertib dengan budaya baung sampah ini karena untuk kebersihan lingkungan kita juga,” tegas Ridwan.
Baca Juga: Kabur dari Rumah, Remaja Dicabuli Pacar hingga 7 Kali
Untuk masyarakat yang mungkin masih menganggap sepele dengan masalah sampah ini, Ridwan menyampaikan saat ini pihak kecamatan juga telah memiliki program bank sampah yang dikelola di masing-masing kelurahan. Bank sampah ini bertujuan untuk menampung sampah yang bernilai ekonomis.
“Sampah plastik, kardus, kaleng dan lain sebagainya yang bisa dijual disimpan kemudian dibawa ke kantor kelurahan untuk dimasukan ke bank sampah. Itu akan dinilai dengan uang. Lumayan kan hitung-hitung daripada buang begitu saja,” kata Ridwan.
Selain itu Ridwan juga menyeruhkan ke seluruh perangkat RT/RW di kecamatan Batuaji untuk rutin melaksanakan gotong royong membersihkan drainase dan lingkungannya masing-masing. (*)
Reporter : Eusebius Sara



