Minggu, 1 Maret 2026

Nilai Ekspor Kota Batam di Desember 2022 Turun 2,55 Persen

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan Batu Ampar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pada Desember 2022 sebesar US$ 1.288,78 juta, atau turun 2,55 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Nilai ekspor Kota Batam kembali turun pada akhir tahun 2022. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pada Desember 2022 sebesar US$ 1.288,78 juta, atau turun 2,55 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
,
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Agus Kadaryanto, mengatakan penurunan nilai ekspor di Desember 2022 itu didorong oleh turunnya sektor nonmigas sebesar 4,39 persen.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Kota Batam mengalami penurunan senilai US$24,04 juta atau 1,83 persen.

Baca Juga: Ini Tanggapan BP Batam Terhadap Akses Jalan yang Ditutup di Perum Palm Spring

Penurunan nilai ekspor Desember 2022 dibanding Desember 2021 disebabkan oleh penurunan ekspor sektor migas sebesar 30,59 persen.

“Kegiatan ekspor Kota Batam pada bulan Desember 2022 dibanding November 2022 turun senilai US$ 33,66 juta, ” ujar Agus, Jumat (3/2).

Sementara itu total ekspor kumulatif bulan Januari-Desember 2022 Kota Batam adalah sebesar US$15.562,16 juta. Jika dibandingkan dengan total ekspor kumulatif Januari-Desember 2021 mengalami kenaikan senilai US$3.525,60 juta (29,29 persen). Naiknya nilai ekspor Januari – Desember 2022 dipengaruhi oleh naiknya ekspor kumulatif sektor nonmigas sebesar 34,14 persen.

“Nilai kumulatif ekspor Kota Batam menyumbang 79,29 persen dari total kumulatif ekspor Kepulauan Riau yang senilai US$19.626,16 juta, ” tambahnya.

Baca Juga: Pencurian Kabel PJU Masih Lidik, Polisi: Semoga Segera Terungkap Pelakunya

Selama bulan Januari-Desember 2022 komoditas ekspor nonmigas Kota Batam terbesar nilai ekspornya ialah golongan barang mesin/peralatan listrik yaitu senilai US$7.238,59 juta, dengan perannya 50,95 persen.

Ekspor kumulatif non migas Kota Batam menyumbang 92,35 persen dari ekspor kumulatif (Januari-Desember 2022) Kepulauan Riau senilai US$15.384,22 juta.

Komoditas berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Kota Batam adalah mesin-mesin/pesawat mekanik senilai US$1.518,44 juta (10,69 persen); Minyak dan lemak hewan/nabati senilai US$1.082,79 juta (7,62 persen), Benda-benda dari Besi dan Baja senilai US$804,41 juta (5,66 persen); Berbagai produk kimia senilai US$654,58 juta. Kapal Laut senilai US$609,74 juta (4,29 persen), Plastik dan barang dari plastik senilai US$320,86 juta (2,26 persen), Kokoa/coklat senilai U$305,53 juta (2,15 persen), Bahan kimia organik senilai US$290,35 juta (2,04 persen), dan Perangkat optik senilai US$283,50 juta (2,00 persen). Komoditas ekspor ikan dan udang secara kumulatif mengalami kenaikan sebesar 7,64 persen bila dibanding Januari-Desember 2021, dengan sumbangan 0,16 persen terhadap total ekspor nonmigas Kota Batam Januari-Desember 2022.

Baca Juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Timbun Jalan Rusak dengan Puing Bangunan

“Ekspor ke Singapura pada bulan Desember 2022 mencapai nilai terbesar yaitu US$527,82 juta dengan kontribusinya mencapai 41,03 persen,” terang Agus.

Adapun nilai ekspor Kota Batam Desember 2022 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar US$876,33 juta, disusul Pelabuhan Sekupang US$218,69 juta, Pelabuhan Belakang Padang US$105,39 juta, Pelabuhan Kabil/Panau US$82,20 juta, dan Pelabuhan Hang Nadim (U) US$5,61 juta.

“Kontribusi kelima Pelabuhan adalah sebesar 99,83 persen dari kumulatif ekspor Kota Batam Januari-Desember 2022,” pungkasnya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

SALAM RAMADAN