Jumat, 23 Januari 2026

Normalisasi Drainase Belum Efektif, Warga Keluhkan Genangan Tak Surut

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Genangan air di jalan rusak di Batuaji. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Meski hujan telah reda berjam-jam, genangan air di sejumlah titik di Batuaji dan Sagulung tetap bertahan lama. Kondisi ini menjadi keluhan utama masyarakat karena selain mengganggu aktivitas, juga memperparah kerusakan jalan yang kini meluas dari satu titik ke titik lainnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, genangan air muncul di berbagai ruas jalan utama hingga kawasan perumahan. Air yang tak kunjung surut membuat badan jalan cepat rusak, berlubang, dan membahayakan pengendara. Padatnya arus kendaraan, terutama truk dan kendaraan berat yang melintas setiap hari, mempercepat kerusakan tersebut.

Warga menilai, kondisi itu tak lepas dari sistem drainase yang belum berfungsi maksimal. Saluran air di beberapa lokasi disebut sudah dinormalisasi, namun aliran air masih terhambat akibat sumbatan di gorong-gorong dan penumpukan material tanah. Akibatnya, air menggenang lebih lama meski hujan sudah berhenti.

Nandar, warga Batuaji, mengatakan genangan yang bertahan hingga berjam-jam menjadi pemandangan biasa setiap kali turun hujan. “Air tidak cepat surut karena saluran airnya tersumbat. Akibatnya, jalan cepat rusak dan berlubang. Kalau dibiarkan, makin banyak titik yang rusak,” ujarnya, Minggu (12/10).

Selain memperburuk kondisi jalan, genangan air juga menimbulkan dampak lain seperti terganggunya aktivitas warga dan meningkatnya risiko kecelakaan. Pengendara roda dua sering terjebak di kubangan air yang dalam, sementara kendaraan besar menambah tekanan pada permukaan jalan yang sudah rapuh.

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Marina City dan Tanjunguncang. Meski Pemko Batam gencar melakukan program normalisasi drainase, genangan air tetap menjadi persoalan karena faktor alam seperti kontur tanah rendah dan pengaruh pasang surut air laut yang memperlambat pembuangan air.

Warga berharap pemerintah melakukan perbaikan yang lebih menyeluruh, bukan hanya membersihkan saluran kecil, tetapi juga memperbaiki gorong-gorong penyeberangan dan drainase induk. “Normalisasi harus dituntaskan sampai aliran benar-benar lancar. Kalau tidak, banjir dan genangan akan terus terjadi,” kata Ummar, Warga lainnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyebut pihaknya bersama BP Batam terus melakukan evaluasi terhadap proyek drainase yang sudah berjalan. Ia menegaskan, program normalisasi akan dilanjutkan secara bertahap agar genangan air tidak lagi menjadi ancaman bagi warga dan infrastruktur jalan di Batuaji serta Sagulung. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update