Selasa, 3 Februari 2026

Nuryanto Unggul di TPS 25, Tempatnya Nyoblos

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Cak Nur bersama istroi usai menyoblos

batampos – Calon Wali Kota Batam, Nuryanto, sempat menyampaikan kekecewaannya karena lokasi TPS dirinya jauh dari rumah. Ia tinggal di kawasan Baloi Permata, namun mendapat surat undangan untuk mencoblos di TPS 25 Baloi Persero, Kecamatan Lubukbaja.

Meski begitu, suara untuk Nuryanto yang akrab disapa Cak Nur ini unggul di TPS tersebut. Dari 573 pemilih, sebanyak 100 pemilih mencoblos Nuryanto-Hardi, sedangkan 44 suara memilih Amsakar dan Li Claudia, yang berarti ada selisih 56 suara.

Tak hanya Cak Nur, di TPS 25 Baloi Persero tersebut, Muhammad Rudi dan Rafik juga unggul dengan 95 suara dibandingkan 50 suara untuk Ansar-Nyayang, yang artinya ada selisih 45 suara untuk Rudi.

Ketua KPPS 025 Baloi Persero, Sukoco, tidak menampik bahwa antusiasme pemilih di TPS tersebut kurang. Hal itu diduga karena beberapa faktor, di antaranya cuaca hujan sejak pagi dan banyak pemilih yang tinggal jauh dari lokasi TPS.

“Sampai jam 10, jumlah pemilih masih di atas 10 persen, hal itu karena memang beberapa faktor, hujan dan pemilih yang jauh dari tempat pencoblosan,” tegas Sukoco.

Menurut dia, rata-rata pemilih di TPS 25 tinggal di Tanjungpiayu, usai direlokasi setahun lalu. “Jadi rata-rata pemilih sini tinggal di Piayu, mungkin karena faktor hujan dan alat transportasi, menyebabkan pemilih lambat datang ke TPS menggunakan hak pilih.”

Masih kata Sukoco, hingga akhir batas pemilihan, dari 573 suara, pemilih yang menggunakan hak suara hanya 148 orang. Dan yang tidak menggunakan hak pilih sebanyak 425 pemilih.

Wakapolda Kepri, Brigjen Asep Safrudin, menyambangi TPS 025 Baloi Persero, Lubukbaja, sekitar pukul 09.30 WIB. Kedatangan mantan Kapolres Barelang ini bersama rombongan Dir Polda Kepri hingga Kapolres Barelang, Kombes Heribertus.

Dalam kunjungannya, Asep menegaskan belum ada gejolak terkait pemilihan di TPS-TPS di Batam. “Alhamdulillah semua aman, tak ada gejolak,” ujar Asep.

Menurut dia, Kapolda Kepri menurunkan lebih dari 2000 personil, yang membackup anggota dari Polresta dan Polsek-polsek se-Kepri. “Pengamanan sampai proses perhitungan selesai,” ujar Asep. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

 

Update