
batampos – Operasi Gabungan Bea Cukai Batam bersama TNI dan Polri di Pelabuhan Roro Telagapunggur hingga kemarin belum menindak truk dan barang muatan. Dalam operasi yang berlangsung hingga esok, Minggu (6/11/2022) tersebut, petugas hanya menemukan barang muatan yang dokumennya tidak lengkap.
”Kalau untuk pelabuhan roro,sejauh ini tidak ada yang ditindak, hanya diminta melengkapi dokumennya saja,” ujar Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, M. Rizki Baidillah, Jumat (4/11/2022).
Diketahui, operasi gabungaan ini berlangsung selama sepekan, yakni dari 31 Oktober hingga 6 November 2022, esok. Operasi ini diadakan sebagai upaya pengawasan terhadap barang-barang yang dikeluarkan dari kawasan bebas Batam.
Dalam sehari, petugas melakukan pemeriksaan puluhan kendaraan. Pelabuhan ini merupakan salah satu jalur utama lalu lintas barang yang akan keluar dan masuk ke Batam.
”Operasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan ketaatan masyarakat terhadap aturan yang ada,” kata Rizki.
Ia menjelaskan, dalam operasi tersebut pihaknya turut memberikan edukasi kepada masyarakat atau sopir angkutan. Sehingga, masyarakat lebih sadar agar mengungkapkan isi muatan dengan benar.
”Kalau ada pelanggaran tentu kami tindak. Tapi kami juga memberikan edukasi,” ungkapnya.
Operasi gabungan BC Batam ini juga dilakukan di laut dan petugas menindak dua kapal yang mengangkut barang campuran.
”Masih dilakukan pemeriksaan asal dan tujuan kapal. Untuk muatannya, barang campuran,” tutupnya.(*)
Reporter: Yofi Yuhendri



