
f. Putut Ariyo / Batam Pos
batampos – Podcast IWA Amazing (CASTING) Step 9 kembali hadir dengan tema “Optimalisasi Manajemen Keuangan dan Investasi BUMD Air Minum”, yang ditaja oleh Indonesia Water Academy (IWA).
Acara ini berlangsung pada Selasa, 24 Juni 2025 pukul 14.00 WIB dengan narasumber (cast) Hartatik Supriyanti, seorang Professional Financial Modeler.
Panitia mencatat kehadiran 40 peserta dari berbagai PDAM di seluruh penjuru Indonesia.
Sebagai narasumber, Hartatik menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta.
“Saya tidak menyangka, ternyata pesertanya lumayan banyak. Sebelumnya saya pikir tidak akan terlalu ramai. Alhamdulillah, karena biasanya topik keuangan membuat orang agak malas, ya—malas hitung-hitungan, malas melihat angka. Tapi ternyata peserta cukup banyak,” ungkap Tatik, sapaan akrabnya, saat berbincang dengan Batam Pos usai acara.
“Saya bersyukur bisa menyampaikan materi, apalagi dari peserta yang hadir, saya melihat banyak PDAM yang memang sedang membutuhkan peningkatan kapasitas SDM.”
Webinar ini dikendalikan langsung dari kantor IWA di Komplek Pertokoan Capitol Superblock Imperium, Jl. Jenderal Sudirman, Baloi, Batam Center.
Sebagai moderator, Reynold Wahagheghe berhasil memandu jalannya acara selama lebih dari dua jam. Antusiasme peserta tetap terjaga hingga akhir. Sesi tanya jawab berlangsung aktif bahkan melewati batas waktu yang dijadwalkan.
Beberapa peserta yang aktif bertanya antara lain Ir. I Made Suarsa, Direktur Teknik PDAM Tirta Mangutama; Irvan Andika Putra, Plt. Kasubag Perencanaan PDAM Tirta Jam Gadang; serta dari Jayapura hadir Emi Nurmiaty, Manajer Keuangan PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani, dan beberapa peserta lainnya.
Wajar jika moderator dan narasumber semakin bersemangat membawakan acara.
Kepada Batam Pos, Reynold mengungkapkan kepuasannya.
“Memandu webinar memang menuntut strategi tersendiri agar suasana tetap hidup. Ini hal baru yang butuh pendekatan baru juga. Tapi justru di situlah tantangannya—bagaimana tetap bisa efektif,” tegasnya.
Kepuasan juga tampak dari raut wajah Maria Jacobus, inisiator sekaligus pemilik IWA.
“Di Indonesia terdapat sekitar 400 PDAM yang tentu membutuhkan pengembangan SDM secara berkelanjutan, baik dari sisi kompetensi maupun kapabilitas. Untuk menjawab kebutuhan itu, Indonesia Water Academy (IWA) hadir sebagai solusi,” ujar Maria.
Ia menambahkan, biaya transportasi dan akomodasi antarprovinsi sering kali menjadi kendala. Karena itu, IWA konsisten menyelenggarakan webinar dua kali setiap bulan, membahas beragam disiplin ilmu di sektor industri air minum, dengan menghadirkan praktisi berpengalaman sebagai narasumber.
“Konsistensi inilah yang menjadi kekuatan IWA. Saat ini kami telah membangun komunitas dengan lebih dari 4.000 partisipan aktif,” imbuhnya.
Webinar kali ini mengangkat tema “Optimalisasi Manajemen Keuangan dan Investasi di BUMD”, yang relevan dengan kebutuhan perencanaan investasi di sektor air minum.
“Kami berterima kasih atas kehadiran lebih dari 40 peserta, termasuk perwakilan dari lebih dari 30 PDAM di seluruh Indonesia,” tegas Maria, yang telah lama berkecimpung dalam industri air bersih.
Ke depan, IWA akan terus berkomitmen menjadi mitra strategis dalam pengembangan kapasitas PDAM, termasuk menjembatani kebutuhan terhadap mitra investasi yang tepat. (*)



