Minggu, 15 Februari 2026

Orangtua Dipanggil dan Ditilang, Tapi Balap Liar Tak Terhentikan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Personel Satlantas Polresta Barelang menilang para pengendara yang diduga terlibat balap liar dan menggunakan knalpot brong. Foto: Cut untuk Batam Pos

batampos – Aksi balap liar hingga kini masih meresahkan masyarakat atau pengguna jalan. Aksi yang didominasi remaja ini hampir setiap malam ditemukan, khususnya di Kawasan Simpang Kara, Batam Centre.

Bahkan beberapa hari lalu, di kawasan tersebut terjadi kecelakaan sepeda motor yang menyebabkan seorang remaja tewas di lokasi kejadian.

KBO Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra mengatakan pihaknya sudah kerap menindak pebalap liar tersebut. Bahkan, untuk memberikan efek jera, pihaknya melakukan pemanggilan orangtua para remaja dan memberikan sanksi tilang.


“Orangtua kita panggil. Minimal walinya,” ujarnya, Minggu (26/11).

Baca Juga: Balap Liar di Batam Jadi Atensi Polda Kepri

Diketahui, efek jera yang diberikan polisi tersebut tak mengurangi maupun menghentikan aksi balap liar. Untuk itu, kata Yudhi, aksi balap liar ini harus dicegah dengan peran aktif para orangtua.

Orangtua diminta untuk membatasi jam malam anak keluar rumah. Sebab, para pebalap liar dan pengguna knalpot brong ini mayoritas anak remaja.

“Tolong jam malam itu dibatasi. Karena kumpul-kumpul itu menjadi faktor dan terpengaruh aksi trek-trekan,” katanya.

Baca Juga: Ada Kapal Tambahan Pelni dari Batam saat Libur Nataru, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Yudhi berjanji akan terus menindak para pebalap liar ini. Penindakan dilakukan dengan sistem hunting (patroli) dan razia berskala besar dengan melibatkan personel berseragam dan pakaian sipil.

“Penindakan terus kita lakukan. Bahkan setela ada keluhan masyarakat, kita langsung mendatangi lokasi,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update