
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai menyusun langkah konkret untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, menyampaikan optimalisasi sektor pajak dan retribusi daerah perlu digesa. Ia ingin seluruh OPD kerja keras dalam menggenjot pendapatan.
“Optimalisasi ini perlu dilakukan guna mendukung peningkatan PAD. Dua sektor yang saat ini kami dorong adalah Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta pajak reklame,” ujar dia, Selasa (8/7).
Salah satu strategi yang sedang disiapkan Pemko Batam untuk mendongkrak PBB-P2 adalah melalui kebijakan relaksasi pajak. Skema ini diyakini mampu memberikan ruang bagi masyarakat atau wajib pajak agar lebih mampu memenuhi kewajiban mereka secara tepat waktu.
Baca Juga: Demi Rempang Eco City, Dua Warga Tanjung Banon Kembali Digusur
“Relaksasi ini bentuk insentif agar penerimaan dari PBB-P2 bisa meningkat. Kita juga ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk taat pajak tanpa terbebani secara berlebihan,” kata Jefridin.
Selain PBB-P2, ia juga menyoroti sektor reklame sebagai potensi yang perlu dioptimalkan. Saat ini, Pemko Batam tengah melakukan penataan ulang terhadap seluruh titik reklame di wilayah kota.
“Kami berharap penataan ini tidak hanya membuat kota lebih tertib secara visual, tapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pajak reklame,” ujarnya.
Pemko Batam juga telah melakukan rapat sebagai bagian dari proses penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Pemko Batam menargetkan KUA-PPAS akan diserahkan kepada DPRD pada 11 Juli 2025 mendatang, bersamaan dengan pengesahan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
Baca Juga: Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus Perdagangan Orang Ditunda
Jefridin mengingatkan seluruh perangkat daerah penghasil untuk menyusun kegiatan yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, serta mendukung 15 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.
“Pendapatan yang maksimal akan menjadi fondasi kuat untuk merealisasikan program-program prioritas tersebut,” katanya. (*)
Reporter: Arjuna



