
batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Mingu (20/4) sore membuat kawasan Jodoh banjir. Akibatnya, banyak motor mogok dan aktivitas pedagang di sekitar lokasi lumpuh.
“Paritnya meluap. Padahal hujan deras sebentar saja,” ujar Iman, pedang seken Jodoh.
Ia menjelaskan air luapan parit tersebut menggenangi jalan setinggi betis orang dewasa.
“Padahal parit di Jodoh ini cukup besar. Sudah tak mampu nampung air hujan lagi,” katanya.
Selain di kawasan Jodoh, banjir juga melanda di sekitar kawasan Martabak HAR Nagoya, Jalan Laksamana Bintan, dan di sekitar Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB).
“Setiap hujan deras, pasti banjir. Sudah 2 tahun seperti ” ujar Rozi, pedagang di sekitar RSHB.
Ia mengatakan setiap hujan deras harus menyelematkan gerobak dagangannya. Bahkan, seluruh pedagang berhenti berjualan.
“Sudah seperti sungai. Sampai motorpun diseret,” katanya.
Ia mengaku kesal dengan pemerintah yang tak kunjung mengatasi banjir tersebut. Sebab, hal ini membuat para pedagang kehilangan pendapatan.
“Di sini banyak pedagang kaki lima. Kalau sudah banjir, kami berhenti berjualan,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



