
batampos – Pemko Batam akhirnya menetapkan tanggal pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah se-Kota Batam. Rencananya agenda pertama pasar murah akan digelar pada Senin (10/10/2022) mendatang.
Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, jadwal Operasi Pasar sudah ditandatangani Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Untuk agenda pertama, rencananya digelar di Kecamatan Bengkong.
“Sudah ditetapkan tanggal nya, insyallah 10 Oktober mendatang, pertama di Kecamatan Bengkong,” jelas Gustian.
Untuk agenda selanjutnya di daerah mana, Gustian akan memastikan lagi ke timnya. Namun menurutnya, setiap Kecamatan mendapat dua kali jatah untuk pasar murah.
“Sampai akhir tahun, akan ada 20 operasi pasar. Setiap Kecamatan dapat 2 kali. Operasi pasar lebih ke daerah maindland,” jelas Gustian.
Disinggung waktu pelaksanaan operasi pasar, dikatakan Gustian akan berlangsung dari pagi hingga siang hari.
Dimana, hampir seluruh komoditi pokok, mulai sayuran hingga pangan ada disediakan di lokasi Pasar Murah.
“Insyaallah semuanya lengkap, dan harganya murah, karena memang dari distributor langsung. Pelaksanaan dari pagi sampai siang,” jelasnya.
Karena itu, ia mengimbau agar masyarakat Kota Batam bisa datang ke operasi pasar untuk mendapatkan harga komoditi murah.
Tujuan digelar pasar murah, selain untuk menstabilkan harga-harga komoditi di pasaran, juga untuk membantu masyarakat mendapatkan komoditi murah.
“Jadi memang tujuan utama operasi pasar, untuk menstabilkan harga di Kota Batam,” imbuh Gustian.
Sementara beberapa waktu lalu, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto menegaskan pihaknya siap membantu pemerintah dalam operasi pasar.
Dalam kegiatan yang membantu masyarakat itu, ia mengaku hampir seluruh distributor yang terlibat.
“Kami siap membantu pemerintah dalam agenda operasi pasar,” ujar Aryanto.
Menurut dia, dalam kegiatan yang berlangsung hingga Desember itu, pihaknya akan melibatkan seluruh distributor yang tergabung dalam asosiasi.
Untuk harga dipastikan lebih murah dibanding pasar, karena langsung dari harga distributor.
“Harga kami pastikan murah, karena memang harga modal. Untuk distributor ada 64 yang terlibat,” tegas Aryanto.(*)
Reporter: Yashinta



