Selasa, 13 Januari 2026

Pasar Wan Sri Beni Mangkrak, Warga dan Pedagang Berharap Segera Dioperasikan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pasar di tengah hutan yang dibangun dengan APBN senilai Rp 2,5 miliar.
Pasar Rakyat Wan Sri Beni. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos.

batampos – Pasar Wan Sri Beni yang terletak di kawasan Marina, Kota Batam, hingga kini belum juga beroperasi meski telah selesai dibangun sejak 2019 oleh Kementerian Perdagangan RI. Kondisi pasar yang mangkrak ini membuat warga dan pedagang setempat menyayangkan kurangnya perhatian terhadap pengelolaan fasilitas tersebut.

Pasar ini awalnya direncanakan untuk mengakomodasi para pedagang pasar kaget dan pedagang kaki lima di sekitar kawasan Marina. Namun, hingga kini, rencana tersebut belum terealisasi.

Kondisi pasar pun semakin memprihatinkan dengan akses jalan masuk yang hanya berupa tanah kosong, tanpa aspal atau pengerasan. Di sekeliling pasar, semak belukar semakin tumbuh liar, membuat pasar tampak tak terurus.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi pasar merasa kecewa. Mereka berharap pasar tersebut segera difungsikan agar tidak menjadi proyek yang sia-sia.

Baca Juga: Pelayanan Paspor Biasa di Kantor Imigrasi Batam Dihentikan Mulai 2025, Ganti Paspor Elektronik

“Kalau gini kesannya mau habisin anggaran saja. Habis bangun dibiarkan terlantar begitu saja,” ujar Sudarsono, warga Perumahan Devin Premier yang lokasinya tak jauh dari pasar tersebut.

Sebagai pasar yang dibangun di kawasan padat penduduk dan dekat dengan jalan utama, keberadaan Pasar Wan Sri Beni dinilai strategis. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, pasar tersebut menjadi simbol pemborosan anggaran.

Arnold, seorang pedagang pasar kaget di Marina, mengungkapkan keinginannya agar pasar itu segera dioperasikan. “Kalau pasar ini dikelola dengan baik, kami para pedagang bisa berjualan di tempat resmi dan diawasi pemerintah,” katanya.

Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, mengaku telah menyampaikan keluhan warga terkait kondisi pasar tersebut kepada instansi terkait. Menurutnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam telah merespons dan berencana untuk segera mengambil alih pengelolaan pasar tersebut.

Baca Juga: Eks Sekwan Batam Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Dinilai Terbukti Korupsi Uang Perjalanan Dinas DPRD Kota Batam

“Sudah kita sampaikan semua kondisinya dan lagi diproses Disperindag,” ujar Syamsuddin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau, menegaskan bahwa pemberesan fasilitas pasar akan segera dilakukan. Beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi Ia memastikan bahwa pasar tersebut akan dioperasikan dalam waktu dekat.

“Akan segera dibereskan secara bertahap,” ujarnya beberapa waktu lalu. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update