batampos – Untuk menekan angka kecelakaan dan menindak pelanggar lalu lintas, Polda Kepri menggelar patroli yang dilakukan di sejumlah titik rawan di Batam, tim gabungan berhasil mengamankan 12 unit sepeda motor yang terlibat dalam berbagai pelanggaran.
“Patroli ini menyasar wilayah yang kerap menjadi lokasi balap liar dan pelanggaran lalu lintas, seperti Nongsa, Nuvasa Bay, MTC, Bundaran Bandara, Bundaran Kabil, serta kawasan KDA,” kata Wadirlantas Polda Kepri AKBP Gathut Bowo, Senin (24/2).
Gathut menjelaskan kegiatan ini fokus pada dua aspek utama, yakni pencegahan balap liar dan penindakan terhadap pelanggar yang melakukan tindakan berisiko tinggi di jalan.
BACA JUGA: Marak Balap Liar, Polisi Intensifkan Patroli KRYD
“Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif, serta menurunkan angka kecelakaan yang disebabkan oleh pelanggaran di jalan raya,” ujarnya.
Dalam patroli tersebut, sejumlah pelanggar diberikan tindakan tegas berupa tilang, sementara kendaraan yang melanggar langsung diamankan.
“Upaya ini diambil guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” jelasnya.
Selain menindak pelanggar lalu lintas, operasi ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan yang kerap dipicu oleh aksi balap liar.
Polda Kepri mengingatkan sanksi tegas yang diberikan dapat memberikan efek jera bagi para pelanggar dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berkendara.
“Kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas tidak boleh dianggap remeh, karena setiap pelanggaran berpotensi menimbulkan risiko tinggi, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Operasi Keselamatan Seligi 2025 menjadi bukti keseriusan Polda Kepri dalam menjaga keamanan jalan raya, terutama pada jam-jam rawan.
“Setiap pengendara diingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan bukan sekadar untuk menghindari sanksi, tetapi juga demi melindungi nyawa. Polda Kepri akan terus melakukan patroli rutin dan penegakan hukum demi terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman di wilayah Kepri,” ujarnya (*)
Reporter: Azis



